Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor menunjukkan komitmen kuat terhadap pelayanan publik yang mengedepankan tindakan humanis ketertiban umum. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas) tingkat Provinsi Papua 2026. Rakernis tersebut bertujuan untuk memperdalam pendekatan yang lebih manusiawi kepada seluruh lapisan masyarakat.
Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, menyatakan bahwa Rakernis Trantibum merupakan agenda yang sangat penting. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membangun dan memperkuat pendekatan humanis di kalangan aparatur. Rakernis ini diselenggarakan di Jayapura pada Jumat (17/4) bersama Pemerintah Provinsi Papua melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Fokus utama dari Rakernis ini adalah memastikan bahwa aparatur Trantibum tidak hanya berperan sebagai penegak aturan semata. Mereka juga diharapkan mampu menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Peran ini sangat krusial dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah Biak Numfor secara menyeluruh.
Advertisement
Advertisement
Bupati Markus Oktovianus Mansnembra menekankan bahwa aparatur Trantibum memiliki peran ganda yang sangat strategis. Mereka tidak hanya bertugas menegakkan aturan yang berlaku, tetapi juga harus mampu melayani dan melindungi masyarakat dengan sepenuh hati. Pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam setiap interaksi dan pelayanan publik yang diberikan kepada warga.
Peran ini sangat vital untuk menjaga stabilitas daerah yang kondusif dan berkelanjutan. Stabilitas tersebut merupakan fondasi penting bagi pembangunan di berbagai sektor, termasuk ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan. Lingkungan yang tertib dan aman adalah prasyarat dasar untuk mencapai kemajuan yang berarti.
Ketenteraman dan ketertiban umum harus menjadi prioritas kolektif bagi semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kondisi ini adalah prasyarat mutlak untuk menciptakan masyarakat yang produktif, aman, dan berkeadilan. Tanpa adanya ketertiban, akan sulit untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan yang signifikan.
Advertisement
Advertisement
Bupati Markus juga menggarisbawahi urgensi sinergi yang kuat antara berbagai tingkatan pemerintahan. Kolaborasi erat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan. Sinergi ini krusial untuk menjaga stabilitas daerah, khususnya di wilayah Papua yang memiliki keragaman sosial dan kondisi geografis yang luas.
Melalui Rakernis Trantibum ini, Pemkab Biak Numfor berharap adanya penyamaan persepsi yang komprehensif di antara seluruh pihak terkait. Selain itu, penguatan kapasitas aparatur juga menjadi fokus utama yang tidak kalah penting. Perumusan langkah strategis yang efektif dan implementatif diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Inovasi dalam pelayanan publik juga menjadi perhatian serius yang diminta oleh Bupati. Ia meminta agar lahirnya inovasi yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Nilai-nilai kearifan lokal serta pendekatan persuasif harus terus dijaga dan diterapkan dalam setiap tindakan penertiban umum.
Advertisement
Sumber: AntaraNews