Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Ribuan Warga Terdampak Banjir dan Tanah Longsor
Longsor serta ambrolnya tembok penahan tanah (TPT) terjadi di Kampung Pasirkaliki, Desa Panyirapan, Kecamatan Soreang, menyebabkan rumah milik warga tertimbun.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, resmi menetapkan status tanggap darurat bencana. Ini menyusul terjadinya sederet peristiwa banjir dan longsor di sejumlah titik di wilayah tersebut dengan ribuan jiwa terdampak.
Keputusan tersebut tertuang Bupati Bandung nomor 300.2.1/KEP.731-BPBD/2025. Masyarakat pun diimbau agar lebih waspada terhadap situasi bencana.
"Bupati menetapkan status tanggap darurat bencana," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Wahyudin, dikonfirmasi wartawan, Sabtu (6/12).
Adapun peristiwa banjir dan longsor terjadi belasan kecamatan di Kabupaten Bandung, yang karena hujan deras dalam dua hari belakangan. Imbasnya pun ribuan rumah penduduk terendam banjir dan sebagian tertimbun longsoran tanah.
Di Kampung Pasirmulya, Kecamatan Pangalengan misalnya, terdapat dua rumah milik warga tertimbun material longsor. Longsor serta ambrolnya tembok penahan tanah (TPT) terjadi di Kampung Pasirkaliki, Desa Panyirapan, Kecamatan Soreang, menyebabkan rumah milik warga pun tertimbun material longsor.
Sementara itu di Kampung Pasirkaliki, banjir merendam pemukiman warga. Di Kampung Cimonce, Desa Sukajadi, Kecamatan Soreang, longsor menimpa dinding rumah warga.
Banjir juga terjadi di Kampung Jelekong, Kampung Pasirkaliki dan Kampung Cipendeuy, termasuk di Desa Cingcin Soreang yang berimbas pada terendamnya puluhan bangunan.
Hal serupa juga terjadi di Kampung Cijagra, Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, dengan eskalasi dampak yang lebih luas, yaitu ratusan rumah terendam banjir. Sementara di Kampung Kawung Luwuk, Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang, sebanyak 5 rumah terdampak longsor.
Bencana juga terjadi di Kampung Leweung Datar, Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang. Sementara itu, banjir melanda Kampung Kamasan, Desa Kamasan, dan Kampung Margahurip, Desa Margahurip Kecamatan Banjaran,
Sementara itu, sejumlah desa di Kecamatan Dayeuhkolot, dikepung banjir. Ribuan rumah terendam akses jalan raya lumpuh. Di sisi lain, longsor terjadi di Kampung Ciseeng, Desa Mekarsari, Kecamatan Cimaung, berujung pada belasan rumah terdampak.
Titik Banjir dan Tanah Longsor
Peristiwa longsor juga dilaporkan di wilayah Kecamatan Pasirjambu. Sementara itu, banjir melanda Kampung Babakan, Desa Margarahayu, Kecamatan Margaasih. Genangan serupa muncul di Kampung Sukamukti, Kecamatan Katapang.
Di titik lain, material longsor menimbun area permukiman di Kampung Puncak Mulya, Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari. Banjir turut terjadi di Kecamatan Pameungpeuk, sedangkan longsor kembali muncul di Kecamatan Ciwidey. Secara keseluruhan, belasan rumah dilaporkan terdampak dari menambah daftar panjang dampak kejadian ini.
Ribuan Rumah Terendam
Hampir serupa Dayeuhkolot, Kecamatan di Baleendah ribuan rumah juga terendam genangan. Sebagian akses jalan tidak belum dapat dilewati kendaraan, sehubung tinggi air yang belum surut.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi cuaca ekstrem masih akan terjadi di wilayah Bandung Raya akhir pekan ini. Mulai dari hujan sedang hingga sangat lebat.