Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh jutaan masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Setiap tahunnya, jutaan orang rela menempuh perjalanan panjang dan melelahkan demi merayakan hari raya Idulfitri. Tahun ini, diperkirakan sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik, angka ini sedikit menurun 1,75 persen dari perkiraan survei tahun 2025 yang mencapai 146 juta orang.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa perkiraan jumlah pemudik ini didasarkan pada survei nasional yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan untuk menilai niat dan preferensi perjalanan masyarakat. Data ini sangat penting bagi pihak berwenang untuk mempersiapkan layanan transportasi dan infrastruktur jauh sebelum migrasi tahunan. Persiapan matang ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas dan memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret, pemerintah telah menyiapkan serangkaian langkah strategis. Berbagai kebijakan telah dirancang untuk menyebarkan keberangkatan perjalanan selama beberapa hari, bukan hanya terpusat pada satu hari puncak. Hal ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan dan memastikan perjalanan yang lebih lancar bagi para pemudik.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah menerapkan kebijakan work-from-anywhere (WFA) atau kerja dari mana saja untuk membantu mengelola lonjakan mobilitas dan menjaga kondisi lalu lintas tetap lancar selama migrasi liburan. Kebijakan ini dijadwalkan pada 16-17 Maret, serta akan berlaku kembali pada 25-27 Maret saat jutaan pemudik diperkirakan kembali ke kota-kota besar setelah liburan.
Pengaturan kerja yang diatur secara bertahap ini diharapkan dapat mendorong para pekerja untuk memulai perjalanan mereka lebih awal, sehingga mengurangi kemacetan lalu lintas di rute-rute utama. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pemerintah telah mempersiapkan fasilitas dan infrastruktur transportasi untuk mendukung perjalanan yang lebih lancar sepanjang musim mudik.
Persiapan tersebut mencakup pengerahan personel dan pengelolaan rute transportasi melalui koordinasi antarlembaga yang bertanggung jawab atas keselamatan dan regulasi lalu lintas. Sejauh ini, semua persiapan berjalan optimal dan telah disiapkan dengan baik. Menteri Perhubungan juga mengimbau pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, termasuk memeriksa jadwal keberangkatan, memantau kondisi cuaca, dan mengikuti informasi lalu lintas resmi yang disediakan melalui berbagai saluran.
Advertisement
Korlantas Polri akan menerapkan sistem kontrol lalu lintas satu arah nasional dari kilometer 70 Cikampek hingga kilometer 414 Kalikangkung pada Rabu siang, 18 Maret. Selain itu, sistem contraflow juga akan diterapkan di jalan tol dari kilometer 55 hingga kilometer 70 untuk mengatur arus lalu lintas menuju jalan tol Trans Jawa. Untuk aspek keamanan, Kepolisian Negara Republik Indonesia mengerahkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi untuk memastikan keamanan selama libur Lebaran.
Advertisement
Untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik dan balik, pemerintah telah menyiapkan total 36.660 kendaraan transportasi dari berbagai moda. Armada ini terdiri dari sekitar 31.300 bus untuk transportasi darat, 841 kapal, dan 254 feri untuk mendukung mobilitas penumpang antar pulau.
Selain itu, tersedia pula 372 pesawat dan 3.893 gerbong kereta api. Kementerian Perhubungan juga melakukan inspeksi kelaikan jalan pada semua moda transportasi melalui beberapa instrumen pemantauan seperti ramp check dan pengawasan pada berbagai moda transportasi.
Pemerintah juga mengoperasikan sistem pemantauan berbasis digital yang mencakup fasilitas transportasi seperti terminal, pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, dan penyeberangan feri yang menjadi titik pergerakan masyarakat. Sistem digital ini memungkinkan pemerintah memantau kondisi lapangan secara real time dan membuat keputusan cepat untuk menangani kemacetan atau gangguan operasional.
Advertisement
Beberapa pusat transportasi tersibuk selama periode mudik adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, penyeberangan feri Merak-Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Bus Pulogebang. Menurut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, mobil pribadi tetap menjadi pilihan paling populer dengan sekitar 76,24 juta pemudik diperkirakan akan menggunakannya, diikuti oleh sepeda motor dan bus.
Advertisement
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengingatkan masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan mudik untuk tetap berhati-hati di jalan dan menjaga kesehatan serta keselamatan selama perjalanan. Para pemudik juga disarankan untuk menggunakan rute yang dipastikan aman dari bencana alam dan menghindari bepergian saat hujan lebat.
Gibran berharap kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman akan membawa kehangatan dan kebahagiaan bagi mereka yang merayakan. Beliau juga menyampaikan harapan agar berkah dan perlindungan Tuhan senantiasa dilimpahkan kepada bangsa Indonesia.
Sumber: AntaraNews
Advertisement