Pemerintah Beri Santunan Rp15 Juta ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Wamena

Kamis, 3 Oktober 2019 22:04 Reporter : Merdeka
Pemerintah Beri Santunan Rp15 Juta ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Wamena Kantor PLN Wamena dibakar massa. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan keluarga korban tewas kerusuhan di Wamena akan mendapatkan santunan. Dia menyebut ahli waris korban akan diberikan santunan Rp15 Juta per orang.

"Jadi berapa pun itu yang menjadi korban meninggal, akan kami berikan santunan ahli waris sebesar Rp15 juta per jiwa. Yang akan kami salurkan pada keluarga," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (3/10).

Menurut dia, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan melalui program usaha ekonomi produktif (UEP). Bantuan dana ini diberikan kepada toko atau warung yang rusak akibat kerusuhan di Wamena.

"Dana kan namanya stimulan ya, kalau dana stimulan kan untuk membantu, membantu percepatan agar toko dan warung segera pulih, ekonomi di tingkat lokal bisa berjalan normal kembali," jelasnya.

Agus menjelaskan, dana yang diserahkan pemerintah pusat berdasarkan usulan dari provinsi. Penerima bantuan pun harus di verifikasi terlebih dahulu oleh pemerintah provinsi.

"Verifikasi harus dari provinsi. Jadi kecepatan dari sampainya bantuan UEP tergantung dari verifikasi yang dilakukan pemda," ujarnya.

Sementara terkait mekanisme penyaluran bantuan, Agus menuturkan dilakukan melalui transfer bank. Hal ini berlaku baik bantuan untuk ahli waris ataupun toko yang terdampak kerusuhan Wamena.

"Kalau bantuan santunan ahli waris, kami serahkan per rekening, dari penerima manfaat, keluarganya. Kalau bantuan stimulan untuk UEP, juga kami transfer. Jadi semuanya base-nya cashless. Tidak ada cash, langsung kami transfer ke rekening-rekening pemiliki toko," tutup Agus.

Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini