Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menyebut bahwa dalam berkas yang dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Garut, tersangka V (19) dan B (41) dijerat Undang-undang Pornografi. Keduanya terancam hukuman minimal 6 tahun penjara.
Kapolres menyebut bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti-bukti yang dimiliki pihaknya, V dan B dikenakan pasal 34 juncto pasal 8 undang-undang Republik Indonesia nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.
"Dari penyelidikan penyidik kita kepada tersangka V, jadi V ini mengetahui dan menyetujui adegan ranjangnya direkam dalam bentuk video. Dan karena hal itu V ini diancam hukuman minimal 6 tahun penjara," ujarnya, Senin (9/9).
Selain V, lanjut Kapolres, tersangka B pun dijerat pasal serupa. Sedangkan untuk seorang tersangka lainnya berinisial A (31) alias Raya, kepolisian menerbitkan SP3 karena ia meninggal dunia pada Sabtu (7/9). "Namun kita sudah mendapatkan keterangan darinya sebagai saksi untuk V maupun B," katanya.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374385/original/015166600_1792048774-IMG_3363.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389444/original/005801900_1793720512-IMG_20261103_164807.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389418/original/013731500_1793717191-IMG_20261103_202923_9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389409/original/056988800_1793715836-WhatsApp_Image_2026-11-03_at_20.35.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9363221/original/085198400_1790845103-Screenshot_2015-10-01_155753.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9363079/original/021877500_1790839127-Kapolri_Jenderal_Listyo_Sigit_Prabowo_di_Istana_Negara.jpg)