Danrem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono menuturkan, sepanjang tahun 2022 hingga 2023 sudah sangat banyak masyarakat sipil, antara lain sopir, tukang ojek, pedagang, guru, tenaga kesehatan, pekerja bangunan yang dibunuh secara keji dengan tudingan sebagai intelijen TNI.
"Kekejaman KST (kelompok separatis teroris/sebutan TNI pada KKB) di Papua sudah sangat biadab dan tidak berperikemanusiaan."
Danrem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono dalam keterangannya, Senin (4/9).
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Michelle Kurisi merupakan aktivis kemanusiaan yang berjuang untuk membantu masyarakat Papua di pengungsian, yang ketakutan akibat adanya gangguan keamanan dari KKB Kodap III Nduga.
"Michelle juga cucu dari Kepala Suku Silo dan aktivis perempuan yang begitu peduli akan kedamaian di Tanah Papua. Saya mewakili seluruh prajurit Korem 172/PWY mengucapkan turut berduka cita yang mendalam dan mengutuk keras perbuatan keji tersebut," ucap Dedi.
Advertisement
Aksi pembunuhan itu disebarkan melalui media sosial. Mereka menyatakan perempuan itu dieksekusi lantaran menjadi intelijen TNI.