Pembunuhan Aktivis Perempuan Michelle Kurisi Menambah Deretan Kebiadaban KKB Papua

Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua membunuh aktivis perempuan, Michelle Kurisi Doga di Lanny Jaya, menambah daftar tindakan keji yang mereka lakukan.

Richard Jakson Mayor
Oleh Richard Jakson Mayor - Reporter
Pembunuhan Aktivis Perempuan Michelle Kurisi Menambah Deretan Kebiadaban KKB Papua
Pembunuhan Aktivis Perempuan Michelle Kurisi Menambah Deretan Kebiadaban KKB Papua (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono menuturkan, sepanjang tahun 2022 hingga 2023 sudah sangat banyak masyarakat sipil, antara lain sopir, tukang ojek, pedagang, guru, tenaga kesehatan, pekerja bangunan yang dibunuh secara keji dengan tudingan sebagai intelijen TNI.

"Kekejaman KST (kelompok separatis teroris/sebutan TNI pada KKB) di Papua sudah sangat biadab dan tidak berperikemanusiaan."

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono dalam keterangannya, Senin (4/9).

Dedi menegaskan, Michelle kurisi bukan intelijen TNI.  Sebab TNI tidak menggunakan masyarakat sipil orang asli Papua (OAP) maupun pendatang sebagai intelijen.
Dok. Istimewa
"TNI sudah memiliki personel sendiri yang dididik dan disiapkan dengan baik sebagai aparat intelijen serta mempunyai perlengkapan yang cukup memadai dalam mendukung kegiatan intelijen," tegasnya.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Michelle Kurisi merupakan aktivis kemanusiaan yang berjuang untuk membantu masyarakat Papua di pengungsian, yang ketakutan akibat adanya gangguan keamanan dari KKB Kodap III Nduga.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Michelle juga cucu dari Kepala Suku Silo dan aktivis perempuan yang begitu peduli akan kedamaian di Tanah Papua. Saya mewakili seluruh prajurit Korem 172/PWY mengucapkan turut berduka cita yang mendalam dan mengutuk keras perbuatan keji tersebut," ucap Dedi.

Sebelumnya, KKB menembak mati aktivis perempuan Papua, Michelle Kurisi  di Distrik Kolowa, Kabupaten Lanny Jaya pada 28 Agustus 2023.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Aksi pembunuhan itu disebarkan melalui media sosial. Mereka menyatakan perempuan itu dieksekusi lantaran menjadi intelijen TNI.

Rekomendasi