Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembangunan fisik flyover Kopo Bandung ditarget mulai 2016

Pembangunan fisik flyover Kopo Bandung ditarget mulai 2016 Jalan layang Non Tol Casablanca-Tanah Abang. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pembangunan fisik jembatan layang (fly over) Kopo, Kota Bandung, ditargetkan dimulai pada 2016 mendatang. Saat ini pemerintah provinsi Jawa Barat masih terus melakukan pembebasan lahan dan baru mencapai 79 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jabar, M Guntoro, di Bandung, Selasa (22/12). "Fly over Kopo akan jadi percontohan. Kita inginkan di tahun 2016 sudah bisa dimulai pembangunannya," kata Guntoro.

Keberadaan fly over Kopo memang sudah sangat dibutuhkan warga Bandung Selatan. Mengingat lalu lintas di sana sudah sangat padat, bahkan kerap dilanda kemacetan parah.

Guntoro mengatakan, Pemprov Jabar akan fokus dulu terhadap pembangunan fly over Kopo, supaya menjadi pemicu dalam pembangunan jalan layang lainnya di ruas Jalan Soekarno-Hatta.

"Kita ingin buktikan dulu fly over Kopo bisa dibangun. Kalau itu terwujud, fly over lain menyusul," ujar Guntoro.

Setelah Kopo, beberapa proyek sudah masuk dalam rencana Pemprov Jabar adalah fly over Buah Batu-Kiaracondong, Antapani, dan underpass Cibiru.

"Diharapkan proyek tersebut bisa juga dilakukan pembangunan pada 2016, di mana Kopo dimulai," tambah Guntoro.

Terkait proses pembebasan lahan fly over Kopo, menurut Guntoro cukup menggembirakan. Dengan luas lahan 79 persen, pembangunan fisik sebenarnya bisa dimulai.

"Ketika pembebasan tanah itu sudah capai 70 persen, fisik masuk. Kata Pak Emil (Ridwan Kamil Wali Kota Bandung) menyebut pembebasan sudah 79 persen. Ini hasil yang cukup baik," lanjut Guntoro.

Dengan posisi itu, Guntoro menyatakan pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Kementerian PU. "Dengan posisi 79 persen ini, pembangunan fisik harus dilakukan di 2016. Dan pembangunan fisik sebenarnya menunggu," imbuh Guntoro.

Guntoro melanjutkan, semua dana pembangunan fisik berasal dari APBN. "Pemprov Jabar hanya menyediakan anggaran untuk pembebasan lahannya," tutup Guntoro.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP