Pelapor UAS Dilaporkan Balik dengan Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Selasa, 20 Agustus 2019 21:13 Reporter : Merdeka
Pelapor UAS Dilaporkan Balik dengan Tuduhan Pencemaran Nama Baik Jamaah Abdul Somad. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Jemaah Ustaz Abdul Somad (UAS) melaporkan balik salah seorang pengacara bernama Sudiarto. Sudiatro merpukan orang yang mempolisikan UAS dengan sangkaan penistaan agama.

Jemaah yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Aliansi Anak Bangsa (AAB) serta Dewan Persaudaraan Relawan di dampingi penasihat hukumnya, Pitra Romadoni menyambangi Bareskrim Polri, Selasa (20/8).

Adapun laporan bernomor LP/B/0732/VIII/2019/Bareskrim. Pitra menuding, Sudiarto mencemarkan nama baik UAS dengan mengunggah Laporan Polisi ke media sosial. Tak cuma itu, Sudiarto juga membagikan LP bernomor STTL/0394/VIII/Bareskrim ke Grup-Grup WhatSApp.

"Kami merasa nama baik UAS sudah tercemar. Dengan adanya bukti pelaporan Polisi ini. Kalau memang dia mau melapor ke Polisi silakan. Tapi jangan dipermalukan seperti ini. Dan ini tersebar di grup-grup. Jadi seolah-olah UAS bersalah," kata dia di Bareskrim.

Pitra menjelaskan, UAS saat itu sedang berceramah di forum tertutup. Konteksnya pun menjawab pertanyaan salah satu jemaah yang hadir.

"Itu dijawab atas dasar keilmuan. Yang menjadi pertanyaan, ini penyebarnya motifnya apa. Mau adu domba," tanya Pitra.

"Biar polisi yang jawab," imbuh dia.

Sementara itu, salah satu jemaah UAS, Pitung menegaskan, yang disampaikan UAS itu merupakan ranah entitas dari sebuah agama yang didasari pada kitab suci Al-Quran.

"Kita tidak ingin dicampur oleh pendapat diluar agama. Kita juga tidak mengganggu ritual dan di agama lain," tutup dia.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menerima dua laporan. Pertama Korneles Galanjinjinay,
dengan nomor Aduan tersebut teregister LP/B/0725/VIII/2019/Bareskrim. Kemudian, laporan kedua Sudiarto dengan nomor STTL/0394/VIII/Bareskrim.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini