AA (29) ditangkap polisi. Pria yang berprofesi sebagai tukang parkir ini menjadi pembicaraan lantaran aksinya memukuli Polisi Lalu Lintas (Polantas) hingga babak belur di depan Pos Lalu Lintas Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (11/9).
Belakangan diketahui pelaku ternyata mengidap gangguan jiwa berat atau skizofrenia. AA yang sempat diamankan ke Polsek Sawah Besar, kini dipulangkan.
Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan, membenarkan pelaku dipulangkan untuk mendapat perawatan medis dengan pengawasan ketat keluarganya.
Dia menerangkan, pihaknya medapaykan dokumen medis berupa hasil visum dari RS Polri Kramat Jati dan surat pulang rawat dari RS Jiwa Soeharto Heerdjan. Dari kertas itulah terungkap, AA menderita skizofrenia berat alias gangguan jiwa.
"Kami ingin semua pihak merasa aman. Bukan hanya korban, tapi juga pelaku yang dalam kondisi tidak stabil secara psikologis. Dalam kondisi seperti ini, empati dan komunikasi dengan keluarga menjadi kunci," kata Rahmat dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/9).
Meski begitu, Rahmat mengatakan, proses penyelidikan tetap dilanjutkan sembari menunggu hasil resmi dari pemeriksaan medis pelaku.
Advertisement
Kata Kapolres Jakarta Pusa
Terpisah, Kapolres Metro Jakpus, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan hukum tetap berjalan, tapi rasa kemanusiaan tak boleh hilang.
"Kami sangat menghargai pengabdian anggota kami yang sedang bertugas, dan kami prihatin atas kejadian ini. Namun, kami juga memahami bahwa pelaku ini sedang berjuang dengan kondisi kesehatan mentalnya yang berat. Dalam penegakan hukum, kami tidak hanya mencari keadilan, tapi juga berusaha menempatkan manusia di atas segalanya," ucap dia.
Sebelumnya, Seorang anggota polisi dipukuli oleh pemotor saat bertugas di depan Pos Lalu Lintas Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (11/9). Insiden ini mengakibatkan wajah korban babak belur.
Kasubdit Penmas Polda Metro, AKBP Reonald Simanjuntak menerangkan, insiden itu terjadi sekitar pukul 17.20 WIB.
Ketika itu korban, Bripda R, bersama rekannya, NH, tengah mengatur lalu lintas di perempatan Golden Trully.
Dari arah Senen menuju Ancol, muncul dua pemuda yang menunggang sepeda motor tanpa menggunakan helm, hanya mengenakan topi.
"Saat sampai di perempatan jalan tempat korban dan rekannya mengatur lalu lintas mencoba menghentikan karena mereka mengendarai sepeda motornya sedikit ugal-ugalan," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (12/9/2025).
Namun, pelaku dan temannya malah melarikan diri ke arah Ancol. Tak lama, salah satu pelaku berinisial AA kembali lagi. Pria ini mendekati polisi yang berdiri di depan pos. Tiba-tiba, AA melayangkan bogem mentah ke wajah Bripda R beberapa kali.
"Setelah posisi berhadapan tiba-tiba pelaku langsung menyerang korban dengan cara memukul wajah pelapor beberapa kali," ucap dia.
Pelaku saat itu sempat berusaha kabur, namun akhirnya berhasil ditangkap usai korban bersama rekannya mengejar.
"Korban telah membuat laporan. Kasus ditangani Polsek Sawah Besar," tandas dia.