Pawai Obor Ramadhan Medan Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumut

Pawai Obor Ramadhan Medan tidak hanya meriahkan bulan suci, tetapi juga berhasil menggalang dana signifikan bagi korban bencana di Sumatera Utara, menunjukkan semangat solidaritas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pawai Obor Ramadhan Medan Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumut
Pawai Obor Ramadhan Medan tidak hanya meriahkan bulan suci, tetapi juga berhasil menggalang dana signifikan bagi korban bencana di Sumatera Utara, menunjukkan semangat solidaritas. (AntaraNews)

Pawai Obor yang digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, baru-baru ini menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 dengan semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga dimanfaatkan untuk tujuan mulia. Ribuan peserta turut serta dalam acara yang memadukan syiar agama dengan aksi kemanusiaan.

Koordinator Pawai Obor, Taufik Ismail, menjelaskan bahwa acara tersebut sekaligus menjadi ajang penggalangan dana. Dana yang terkumpul ini akan disalurkan kepada para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Utara. Inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian mendalam dari masyarakat Medan terhadap sesama yang membutuhkan.

"Semalam kami melaksanakan pawai obor sambut Ramadhan. Pawai obor semalam kami juga mengalang dana untuk korban bencana di Sumut," ujar Taufik Ismail di Medan, Ahad. Penggalangan dana ini menegaskan komitmen untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Penggalangan dana yang dilakukan selama Pawai Obor Ramadhan Medan ini merupakan respons cepat terhadap musibah yang menimpa beberapa wilayah di Sumatera Utara. Taufik Ismail menyatakan bahwa dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Lembaga Amir Zakat (LAZ) Nasional ASAR Humanity. Lembaga ini dikenal memiliki rekam jejak baik dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Nantinya, bantuan tersebut akan difokuskan untuk korban bencana di Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Daerah-daerah ini merupakan wilayah yang paling terdampak oleh bencana alam yang terjadi. Proses penghitungan jumlah dana yang terkumpul masih berlangsung, menunjukkan transparansi dalam pengelolaan donasi.

Inisiatif ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi di tengah masyarakat. Kegiatan Pawai Obor Ramadhan Medan bukan sekadar perayaan, melainkan juga platform untuk aksi nyata. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban dan mempercepat pemulihan para korban bencana.

Pawai Obor Ramadhan Medan ini berhasil menarik partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat, menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Sebanyak 97 organisasi, komunitas, dan elemen masyarakat lainnya turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Jumlah peserta yang mencapai 10.000 orang membuktikan daya tarik dan pentingnya acara tersebut bagi warga Medan.

Kegiatan pawai obor ini mengusung tema "Lekas Pulih Sumatera", sebuah pesan yang sangat relevan dengan kondisi saat ini. Tema ini tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga pemulihan semangat dan harapan bagi masyarakat terdampak. Taufik Ismail berharap, melalui tema ini, masyarakat yang terdampak bencana, termasuk di Kota Medan, dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas normal.

Rute pawai dimulai dari Masjid Raya Al-Mashun, sebuah ikon penting di Kota Medan, kemudian mengitari sejumlah ruas jalan utama kota. Setelah menjelajahi beberapa titik strategis, para peserta kembali ke lokasi awal, mengakhiri perjalanan yang penuh makna ini. Rute ini dipilih untuk memastikan visibilitas pawai dan melibatkan sebanyak mungkin warga.

Pawai obor ini merupakan agenda wajib yang selalu dinanti dalam menyambut bulan suci Ramadhan setiap tahunnya. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan kegembiraan umat Muslim dalam menyambut datangnya bulan penuh berkah. Kehadiran ribuan peserta dengan obor menyala menciptakan suasana yang khidmat sekaligus meriah.

Selain aspek spiritual, pawai obor ini juga berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya solidaritas sosial. Taufik Ismail berharap, "Semoga ini menjadi penyemangat kita menyambut bulan suci Ramadhan." Pesan ini menekankan bahwa kebaikan dan kepedulian harus terus digaungkan, terutama di bulan yang mulia.

Melalui Pawai Obor Ramadhan Medan, masyarakat diajak untuk tidak hanya mempersiapkan diri secara spiritual, tetapi juga secara sosial. Semangat berbagi dan membantu sesama menjadi inti dari perayaan ini. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai Ramadhan yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi