Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengungkapkan pertandingan melawan Arema Malang adalah laga yang sangat sulit, meskipun timnya berhasil meraih kemenangan. Laga sengit ini berlangsung di Bandarlampung pada Selasa, di mana Bhayangkara sukses membalikkan keadaan.
Munster menyatakan bahwa Arema merupakan tim kuat dengan banyak pemain berkualitas, sehingga membutuhkan fokus seratus persen dari pasukannya. Kemenangan 2-1 Bhayangkara atas Arema ini menjadi bukti ketangguhan kedua tim dalam kompetisi.
Bahkan ketika Arema bermain dengan sembilan pemain, mereka tetap menunjukkan perlawanan yang gigih, membuat Bhayangkara harus bekerja keras. Hasil ini menambah koleksi tiga poin penting bagi Bhayangkara dalam perjalanan liga mereka.
Advertisement
Advertisement
Paul Munster mengakui performa timnya di babak pertama jauh dari harapan, dengan kondisi lapangan yang kurang mendukung akibat hujan. Ia menekankan pentingnya fokus penuh menghadapi tim sekuat Arema.
“Ini pertandingan yang sulit. Kami sudah tahu sejak awal bahwa Arima adalah tim yang kuat dan memiliki banyak pemain bagus, sehingga kami harus fokus seratus persen,” kata Paul Munster setelah pertandingan di Bandarlampung, Selasa.
Pelatih asal Irlandia Utara ini juga menyoroti bagaimana Arema tetap sulit ditaklukkan, bahkan saat mereka kehilangan dua pemain akibat kartu merah. Situasi 11 melawan sembilan pemain tidak membuat laga menjadi mudah bagi Bhayangkara.
Advertisement
“Jika kami tidak fokus, mereka bisa saja menciptakan peluang,” tambahnya, menggambarkan ancaman konstan dari Arema meskipun kekurangan jumlah pemain.
Advertisement
Memasuki babak kedua, Paul Munster melakukan evaluasi menyeluruh dan perubahan taktik untuk membangun kembali permainan timnya. Penyesuaian ini terbukti efektif dalam mengubah jalannya pertandingan.
“Memasuki babak kedua, kami melakukan evaluasi dan perubahan taktik bagaimana membangun permainan. Akhirnya kami bisa mencetak gol dan melakukan skor balik 2-1,” jelas Munster.
Apresiasi tinggi diberikan Munster kepada para pemain atas kerja keras mereka yang membuahkan hasil positif. Bhayangkara berhasil mencetak dua gol melalui Privat Mbarga dan Muossa Sidibe.
Advertisement
Dua gol tersebut membalikkan keadaan setelah sebelumnya tertinggal 0-1 akibat gol Joel Vicinius dari Arema. Kemenangan ini menjadi yang kelima bagi Bhayangkara, menunjukkan performa stabil mereka.
Advertisement
Meskipun ada insiden kartu merah yang menimpa dua pemain Arema, Pablo Oliveira dan Dalberto, Paul Munster memilih untuk tidak terlalu mempedulikan hal tersebut. Fokus utamanya adalah hasil akhir pertandingan.
“Yang paling penting adalah tiga poin. Ini kemenangan kelima kami dan tentu saja hasil yang sangat bagus bagi tim,” ujarnya.
Kemenangan ini menegaskan posisi Bhayangkara dalam persaingan liga, menunjukkan mentalitas juara dan kemampuan mereka untuk bangkit dari ketertinggalan. Hasil ini sangat memuaskan bagi seluruh tim dan pendukung.
Advertisement
Paul Munster bangga dengan semangat juang anak asuhnya yang berhasil mengamankan kemenangan penting di kandang lawan, meskipun menghadapi berbagai tantangan selama pertandingan.
Sumber: AntaraNews