Panti pijat plus di Palembang pesan PSK eks Dolly Surabaya
Merdeka.com - Rencana penutupan lokalisasi Dolly di Surabaya, menjadi berkah bagi panti pijat plus di sejumlah kawasan di Palembang. Dari jauh hari, pengelola panti pijat plus sudah memesan pekerja seks komersial (PSK) asal Surabaya itu untuk dipekerjakan di Palembang.
Salah seorang pengelola panti pijat plus di komplek pertokoan Ramayana Jalan Radial, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, HN (40), mengaku sangat berminat menampung PSK eks Dolly yang terpaksa 'di-PHK' tersebut.
Dia sendiri sudah memesan beberapa wanita penghibur itu melalui kenalannya di Surabaya. Dengan begitu, mereka langsung dikirim ke Palembang untuk melayani pengunjungnya di panti pijat miliknya.
"Ya, memang ada beberapa orang yang dipesan. Tapi belum tahu kapan berangkat ke sini (Palembang), kan Dolly-nya belum tutup," ungkap HN kepada merdeka.com, Rabu (4/6).
Sayangnya, HN enggan menjelaskan berapa nilai 'pembelian' eks PSK Dolly itu termasuk honor yang diberikan. "Ya, pasti ada. Yang penting mereka datang dulu ke sini. Semua fasilitas di sini kami sediakan," kata dia.
Dia menambahkan, selain menambah tenaga untuk melayani pengunjung di panti pijatnya, permintaan untuk mengirim PSK eks Dolly tersebut juga karena rasa kasihan kepada mereka yang kehilangan pekerjaan.
"Ya, kan sama-sama seprofesi. Kasihanlah kalo mereka nganggur atau malah stres," tukasnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya