Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerima kunjungan kehormatan Kasal Singapura Rear Admiral (RADM) Lew Chuen Hong. Penerimaan Kasal Singapura dilakukan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/7).
Dalam kesempatan itu, Hadi pun mengucapkan rasa terima kasih atas kerja sama dalam penyelenggaraan Malacca Straight Patrol yang telah dilaksanakan dengan baik secara multilateral oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Thailand dalam rangka menekan kejahatan di Selat Malaka.
"Saya berharap kerja sama TNI dengan Angkatan Bersenjata Singapura dapat lebih ditingkatkan dalam rangka menjaga pengamanan perairan wilayah perbatasan Selat Malaka dan wilayah perairan teritorial masing-masing kedua negara," kata Hadi, Jakarta, Selasa (24/7).
Mantan Kasau ini menuturkan terkait dengan ancaman terorisme bahwa saat ini telah terjadi perubahan pola operasi dari para teroris yang dulu melaksanakan sendiri, saat ini sudah mengajak dan melibatkan keluarga dalam melakukan setiap aksinya.
"Kerja sama dalam bidang informasi terkait ancaman terorisme merupakan hal yang penting dalam rangka meminimalisir terorisme dengan melaksanakan tindakan-tindakan preventif," tuturnya.
Sementara itu, Kasal Singapura menyepakati bahwa terorisme merupakan ancaman bagi semua negara dan modus operandi teroris yang melibatkan wanita dan anak-anak sangat mengkhawatirkan dan membahayakan.
Dalam kunjungan tersebut turut dihadir Kapuspen TNI Mayjen TNI Fadhilah, Waasintel Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) R. Widad P. Ajie, Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis, Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, Kadispamal Laksma TNI Angkasa Dipua, Kepala Departemen Intelijen Angkatan Laut Singapura Colonel Lim Kian Hua Augustine, Athan Singapura di Jakarta Colonel Lam Chee Yuong dan Atase Laut RI untuk Singapura Kolonel Laut (P) Sumartono.