Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, telah menerima penghargaan prestisius sebagai Kota Pangan Aman dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Jumat, 20 Februari. Pengakuan ini diberikan setelah Kota Palu menunjukkan kinerja terbaik dalam program penilaian di wilayah kerja BPOM Palu. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan konsumsi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini. Ia menyebut bahwa predikat ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga bentuk pengakuan atas kolaborasi lintas sektor. Penghargaan ini menegaskan bahwa pangan yang beredar di Palu telah melalui proses pengawasan ketat dan memenuhi standar keamanan.
Penghargaan ini menjadi kabar gembira bagi seluruh warga Kota Palu. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas produk pangan yang tersedia di pasar. Pemerintah kota bertekad untuk terus meningkatkan upaya pengawasan demi kesehatan dan keselamatan warga.
Advertisement
Advertisement
Proses untuk meraih predikat Kota Pangan Aman melibatkan serangkaian evaluasi komprehensif. Penilaian ini mencakup berbagai sektor terkait keamanan pangan di seluruh wilayah kota. Tahapan ini memastikan bahwa semua aspek pengawasan pangan telah terpenuhi dengan baik.
Irmayanti Pettalolo menjelaskan bahwa penilaian tersebut juga mencakup wawancara dengan Wali Kota Palu. Wawancara ini dilakukan oleh sejumlah kementerian terkait untuk mendalami komitmen dan strategi pemerintah daerah. Hasil dari seluruh tahapan evaluasi menempatkan Kota Palu sebagai yang terbaik di wilayah kerja BPOM Palu.
Capaian ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan lembaga pengawas. Pengakuan ini bukan hanya sekadar simbol, melainkan cerminan dari kerja keras bersama. Tujuannya adalah untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan yang berkualitas dan aman.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Kota Palu bersama BPOM berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan keamanan pangan. Upaya ini akan semakin diintensifkan, terutama menjelang bulan Ramadhan yang akan datang. Pengawasan ketat ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari produk pangan yang tidak memenuhi standar.
Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah uji sampel makanan secara berkala. Uji sampel ini penting untuk memastikan bahwa produk yang dijual di pasaran aman untuk dikonsumsi masyarakat. Langkah proaktif ini diharapkan dapat mencegah peredaran makanan berbahaya.
Pemerintah Kota Palu juga berharap sinergi dan pendampingan dari BPOM dapat terus berlanjut. Kolaborasi ini krusial untuk mengoptimalkan upaya mewujudkan keamanan obat dan pangan. Dengan demikian, program Kota Pangan Aman dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan efektif.
Advertisement
Sumber: AntaraNews