Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pacar kapten perampok Davidson tak pernah diberi uang kejahatan

Pacar kapten perampok Davidson tak pernah diberi uang kejahatan Pelaku Kasus Perampokan Davidson. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Polda Metro Jaya merilis kasus perampokan menewaskan seorang warga bernama Davidson Tantono (30) di depan SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (21/6). Tujuh perampok dihadirkan dalam rilis di Mapolda Metro Jaya, itu.

Satu per satu pelaku dipersilakan memberikan pengakuan saat melakukan aksinya oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan. Termasuk RCL, kekasih SFL (30), kapten dalam kelompok tersebut.

RCL mengaku menyesal telah mengenal SFL. Sebab sejak kenal dengan SFL, RCL mengaku tidak pernah diberi uang dari hasil kejahatannya.

"Kalau uang, saya tidak pernah kebagian, dia cuma naruh di dompet untuk masak dan alat mandi," ujar RCL saat ditanya Iriawan.

RCL mengaku seorang pemandu lagu. Dari tempat kerjanya itulah dia mengenal SFL.

"Kenal di karaoke pak," katanya.

"Profesi?" tanya Iriawan

"Di karaoke jadi LC, itu sudah lama. Di Grand Menteng pak," ujar RCL.

SFL (30), meregang nyawa usai dihujam timah panas penyidik Polda Metro Jaya. Dia merupakan otak pelaku perampokan Davidson Tantono di depan SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP