Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Operator Basarnas Tewas Ditusuk Kawanan Begal 100 M dari Kantornya

Operator Basarnas Tewas Ditusuk Kawanan Begal 100 M dari Kantornya Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Keluarga besar Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tengah berduka. Salah seorang Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri (PPNPN), Mita Nurkhasanah (22), meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan kawanan begal di Jalan Angkasa, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (22/10) dini hari.

Berdasarkan informasi, kejadian naas itu bermula ketika korban yang bertugas sebagai operator call center 115 (Emergency Call Basarnas) pesan ojek online untuk teman laki-lakinya, Yahya, sekira pukul 02.00 Wib. Di mana korban yang indekos dekat Wisma BHK Kemayoran itu selanjutnya bersama temannya berjalan menuju lokasi penjemputan di pertigaan Jl Angkasa, atau persisnya di jalan sebelah kiri Dealer Toyota Auto 2000 Kemayoran atau sekitar 100 meter dari Kantor Pusat Basarnas.

Saat berjalan itulah, mereka berpapasan dengan 4 pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor. Tiba-tiba, salah seorang pelaku menghardik dan menuduh Yahya telah menganiaya adiknya. Kemudian, para pelaku mengeluarkan senjata tajam.

Namun, para pelaku justru menyerang korban yang ada di dekat Yahya dengan tebasan bertubi-tubi. Bersamaan dengan itu, para pelaku mengambil tas dan handphone korban. Alhasil, gadis lugu asal Indramayu itu roboh bersimbah darah dan Yahya histeris meminta tolong.

Sesaat kemudian, tukang ojek online yang dipesan datang langsung membawa korban ke RS Hermina Kemayoran. Namun nyawa korban tak tertolong.

"Kami mengutuk keras atas perbuatan keji para pelaku, dan berharap aparat kepolisian dapat sesegera mungkin mengungkap dan menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan kebiadaban mereka sesuai hukum yang berlaku," tegas Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi melalui Koordinator Substansi Humas, Anjar Sulistiyono dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (23/10).

Anjaf dan seluruh keluarga besar Basarnas mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Mita.

"Semoga almarhumah khusnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan menghadapi cobaan ini," katanya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat AKP Sam Suharto membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar lagi diselidiki sama Polsek Kemayoran," kata Sam.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Jayawinangun, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu. Malam itu juga, pukul 20.00 Wib, korban yang baru pegawai bertugas di Basarnas pada bulan Juni 2021 itu dimakamkan.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP