Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ogah pakta integritas dengan KPK,Ketua DPRD Jateng mencak-mencak

Ogah pakta integritas dengan KPK,Ketua DPRD Jateng mencak-mencak gedung DPRD Jateng. dprd-jatengprov.go.id©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Plt DPRD Jateng Rukma Setiabudi secara tegas menolak pakta integritas dengan KPK yang diusulkan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ganjar pun berharap supaya selama bekerja DPRD Jateng melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga legislasi dan penyelenggara negara di Jateng.

Respon keras penolakan Rukma itu disampaikan sesaat usai dilantiknya DPRD Jateng periode 2014-2010 di Gedung Berlian Kantor DPRD Jateng pada Rabu (3/9) lalu. Rukma yang merupakan kader PDIP Jateng bahkan menyatakan agar Ganjar melaksanakan tugasnya saja sebagai orang nomor satu di Pemprov Jateng dan tidak usah mengurusi urusan rumah tangga DPRD Jateng.

"Pemprov Jateng harusnya gandeng BPKP dan KPK, sehingga betul-betul pelaksanaan bersih dan bagus tidak ada korupsi di Jateng. Untuk pelaksanaan di eksekutif. Kalau dewan ngapain?" tegas Rukma yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Plt Ketua DPRD Jateng menggantikan Ketua DPRD Jateng, Murdoko yang tersandung kasus korupsi APBD Kendal 2003-2004.

Rukma yang merupakan anggota DPRD Jateng terpilih Dapil VI (Magelang, Purworejo, Temanggung dan Wonosobo) itu mengaku dirinya sudah melakukan kerja sama dengan KPK dalam kegiatan pembinaan dan pencegahan korupsi.

"Kemarin sudah kerja sama dengan KPK juga. Bisa mengadakan pembinaan, pencegahan. Itu ngerti. Sesuai tupoksi kita bertugas bugeting dan pengawasan. Kita sudah sesuai tupoksi," ungkapnya.

Bahkan Rukma secara gamblang mengungkapkan dari pada mengharapkan DPRD Jateng bekerja sama dengan KPK, lebih baik Ganjar mengurus rumah tangganya sendiri di Pemprov Jateng supaya program-program pemerintahan sukses terlaksana sampai ke masyarakat.

"Tapi Pak Gub lebih baik fokus untuk eksekutif agar betul-betul programnya terealisir. Kalau dewan kita punya urusan rumah tangga sendiri di sini. Mungkin terima kasih atas saran Pak Gub. Tidak usah mengkhawatirkan dewan. Saya sarankan Pak Gubernur lebih fokus agar program terlaksana sampai di bawah," tegasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP