Nurul Arifin sebut fungsi jantung Setnov tersumbat 80 persen, ginjal juga terganggu

Setnov yang sebelumnya dirawat di RS Siloam kini dipindah ke RS Premiere Jatinegara. Pantauan merdeka.com, politisi Partai Golkar Nurul Arifin datang menjenguk Setnov. Menurutnya, Setnov dipindah ke RS Premiere Jatinegara karena alat di RS Siloam rusak.

Muhammad Genantan Saputra
Nurul Arifin sebut fungsi jantung Setnov tersumbat 80 persen, ginjal juga terganggu
Setya Novanto jadi pembicara di Parlemen. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Ketua DPR Setya Novanto kembali mangkir dari panggilan pemeriksaan kedua oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi e-KTP. Jika pada panggilan pertama Setnov beralasan sakit vertigo, kali ini ketua umum Partai Golkar itu mengaku sedang menjalani katerisasi jantung di rumah sakit.Setnov yang sebelumnya dirawat di RS Siloam kini dipindah ke RS Premiere Jatinegara. Pantauan merdeka.com, politisi Partai Golkar Nurul Arifin datang menjenguk Setnov. Menurutnya, Setnov dipindah ke RS Premiere Jatinegara karena alat di RS Siloam rusak."Di RS Siloam alatnya rusak. Jadi dipindah ke sini," kata Nurul Arifin di RS Premiere Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (18/7).Nurul mengatakan, Setnov dibawa ke ruang Intensive Cardiologi Care Unit (ICCU) disebabkan fungsi jantungnya tersumbat 80 persen. Kemudian pihak rumah sakit harus melakukan observasi karena fungsi ginjalnya terganggu."Memang kelihatannya ada fungsi ginjal yang terganggu juga. Jadi beliau di ICCU. Waktu di Siloam sudah dikatakan ada kelainan ginjal juga," katanya.Nurul tidak mengetahui berapa lama Ketua Umum Partai Golkar tersebut harus menjalani perawatan. Pihaknya meminta penundaan pemeriksaan dari KPK."Saya kita lihat situasi kesehatannya. Kalau belum sembuh saya kira minta penundaan (pemeriksaan) lagi," tuturnya.Menurutnya, beberapa dokter yang menangani Setya Novanto antara lain dokter anestesi, internis dan jantung. "Itu yang saya lihat di ruang pemeriksaan awal," ucapnya.Nurul menambahkan, Setnov tidak mungkin mengikuti sidang Praperadilan. Sebab kondisinya harus melakukan pemeriksaan lanjutan."Ya sudah pastilah mas. Enggak mungkin. Paling tidak kalau sudah dipasang ring gini kan tiga hari minimal. Saya enggak tahu seperti apa," tutupnya.

Rekomendasi