Mantan penyidik KPK Novel Baswedan mengatakan pernah mengetahui keberadaan buronan Harun Masiku. Novel mengaku sudah memberikan informasi tersebut kepada pimpinan KPK.
"Kami mengetahui posisi Harun Masiku, karena beberapa di antara kami adalah orang yang ditugasi untuk melakukan pencarian Harun Masiku. Pengetahuan tersebut kemudian disampaikan ke KPK, bahkan dipublikasi agar semua Pimpinan (Firli dkk) mengetahui. Harapannya bisa segera ditangkap, karena posisinya memang ada dalam daftar pencarian orang. Tetapi hal itu tidak dilakukan," kata Novel
Tidak hanya informasi, Novel sudah menawarkan kepada pimpinan KPK untuk membantu penangkapan Harun. Namun, hal itu ditolak tanpa diketahui alasannya dan timnya malah disingkirkan dari KPK melalui tes wawasan kebangsaan (TWK).
"Bukan hanya menolak, tim pencari Harun Masiku juga disingkirkan semua dengan TWK dan Firli membuat tim lagi," ungkap Novel.
Advertisement
Novel pun meyakini, hal tersebut menjadi bukti bahwa pimpinan KPK di era Firli tidak ada kemauan menangkap Harun Masiku.
"Semua disingkirkan dengan TWK dari hal tersebut jelas Firli dkk tidak ada kemauan untuk menangkap Harun Masiku," ungkap Harun.
Dari situasi tersebut, Novel menyatakan ucapannya terbukti bahwa kepemimpinan Firli berganti, sosok Harun akan selamanya buron.
"Kemudian saya sampaikan lagi ke forum publik bahwa selama Firli dkk menjabat sebagai Pimpinan KPK, maka Harun Masiku tidak akan ditangkap dan hal itu benar terjadi," Novel menandasi.