New Nagoya Siap Jadi Pusat Ekonomi dan Gaya Hidup, Berkat Kolaborasi BP Batam & Komunitas

Komunitas hadir untuk menyukseskan rangkaian kegiatan Fun Walk 3K dan Gowes Santai 7K

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
New Nagoya Siap Jadi Pusat Ekonomi dan Gaya Hidup, Berkat Kolaborasi BP Batam & Komunitas
New Nagoya Siap Jadi Pusat Ekonomi dan Gaya Hidup, Berkat Kolaborasi BP Batam & Komunitas (Merdeka.com)

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) bersama Nagoya Citiwalk menggelar Komunitas Gathering dalam rangka mempromosikan Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya, Minggu (1/3), di Nagoya Citiwalk, Kota Batam. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas guna mendorong New Nagoya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan gaya hidup modern di Batam.

Acara dibuka langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, serta dihadiri Owner Nagoya Citiwalk, Suhendro Gautama, para pelaku UMKM, serta lebih dari 30 komunitas lari dan pesepeda di Batam.

Komunitas hadir untuk menyukseskan rangkaian kegiatan Fun Walk 3K dan Gowes Santai 7K, yang kemudian ditutup dengan buka puasa bersama untuk menyemarakkan bulan Ramadan. Antusiasme peserta menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan kawasan New Nagoya.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa penataan dan pengembangan New Nagoya merupakan salah satu prioritas strategis BP Batam untuk meningkatkan daya saing kota sebagai pusat investasi dan destinasi unggulan di kawasan regional.

"Melalui WPP New Nagoya, kami menegaskan komitmen untuk menjadikan kawasan ini sebagai motor penggerak baru pertumbuhan ekonomi Batam. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, WPP New Nagoya diharapkan tumbuh sebagai kawasan yang tertata, modern, dan berdaya saing, sekaligus menjadi ruang publik yang nyaman dan produktif bagi masyarakat,” ujar Amsakar.

WPP New Nagoya yang diinisiasi oleh Kedeputian Infrastruktur difokuskan pada tiga pilar Utama, peningkatan konektivitas dan infrastruktur dasar melalui integrasi drainase terpadu dan penataan jalur pedestrian yang aman, revitalisasi kawasan perdagangan dan penguatan UMKM, serta pengembangan kegiatan budaya dan ekonomi kreatif untuk meningkatkan daya tarik pariwisata perkotaan.

Sementara itu, Li Claudia menekankan peran aktif komunitas dalam menciptakan kawasan yang hidup dan berkelanjutan. Keberhasilan penataan tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam menghidupkan ruang publik.

"Partisipasi aktif komunitas akan memperkuat identitas New Nagoya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial yang inklusif. Ketika komunitas terlibat, kawasan ini tidak hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga ruang interaksi, kreativitas, dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal serta mempererat kebersamaan masyarakat," kata Li Claudia.

Dukungan juga datang dari Dr. Suryatmoko dari Komunitas Omahan Runners. Ia menilai WPP New Nagoya akan mendorong terciptanya gaya hidup sehat, dengan infrastruktur ramah pejalan kaki dan pesepeda.

"WPP New Nagoya bukan hanya tentang penataan kawasan, tetapi juga bagaimana ruang kota dapat mendorong gaya hidup sehat. Dengan infrastruktur yang ramah pejalan kaki dan pesepeda, kawasan ini memberi ruang bagi komunitas untuk aktif bergerak, berinteraksi, dan membangun kebersamaan. Lingkungan yang tertata baik akan melahirkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif," katanya.

Rekomendasi