Nazaruddin sebut Sutan dan Herman Heri pemain di proyek ESDM

Jumat, 17 Januari 2014 01:43 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Nazaruddin sebut Sutan dan Herman Heri pemain di proyek ESDM Sutan Bhatoegana diperiksa KPK. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Dugaan keterlibatan para politikus di DPR yang kerap bermain proyek-proyek di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral makin terungkap. Terpidana kasus suap pembangunan Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin , bahkan menyebut dua nama politikus, yakni Sutan Bhatoegana dan Herman Hery , sebagai pemain kawakan proyek-proyek di lembaga dipimpin Jero Wacik itu.

Sutan adalah Ketua Komisi VII DPR asal Fraksi Partai Demokrat membidangi masalah energi. Sementara Herman Hery adalah Anggota Komisi III DPR asal Fraksi PDIP. Menurut Nazaruddin , kedua orang itu pernah terlibat proyek pengadaan dan pemasangan Sistem Listrik Rumah Tenaga Surya (Solar Home System) di Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM.

Namun, Nazaruddin mengaku tidak tahu keterlibatan Sutan Bhatoegana dalam kasus membelit mantan Sekjen ESDM, Waryono Karno.

"Saya kalau soal itu (penggeledahan ruang kerja dan rumah Sutan) saya nggak tahu (hubungannya dengan Waryono). Yang jelas proyek PLTS yang di Kementerian ESDM, yang hampir Rp 2,5 triliun itu," kata Nazar kepada wartawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (16/1).

Kendati demikian, Nazaruddin menganggap Komisi Pemberantasan Korupsi belum maksimal memburu pihak lain yang terkait dengan perkara itu. Bahkan, lanjut dia, mestinya KPK tidak mentok hanya memenjarakan mantan pejabat Kementerian ESDM saja.

"Begini yang harus diungkap oleh KPK itu siapa-siapa saja yang terlibat. Yang pasti Herman Heri, Gusti, Rifki. Itu yang harus diungkap. Terus aktor-aktor di atas Kementerian ESDM-nya," ujar Nazaruddin .

Lebih seram lagi, Nazaruddin menceritakan Herman Heri dalam sebuah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III pernah mengancam bakal menembak mantan Deputi Penindakan KPK, c. Tetapi, dia tidak tahu apakah ancaman itu karena Herman merasa terusik lantaran penyidikan mulai mengarah kepadanya.

"Herman Heri untuk mengancam nembak Ade Rahardja. Tanya Pak Busyro," sambung Nazaruddin .

Baca juga:
Demokrat
Nazaruddin
Sutan Bhatoegana
Sutan Bhatoegana

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini