Meski Kecewa, KPK Hormati Keputusan Jokowi Beri Grasi untuk Koruptor

Rabu, 4 Desember 2019 19:37 Reporter : Darmadi Sasongko
Meski Kecewa, KPK Hormati Keputusan Jokowi Beri Grasi untuk Koruptor Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kecewa atas potongan hukuman atau grasi kepada para sejumlah terpidana kasus korupsi. Namun langkah tersebut merupakan kewenangan Presiden sepenuhnya.

"Prinsipnya kita tidak akan mengintervensi, itu kewenangan mereka. Walaupun kalau mau jujur, kita agak kecewa, tapi kita kan tetap menghormati keputusan yang mereka berikan," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Kota Malang, Rabu (4/12).

1 dari 1 halaman

Selain grasi untuk koruptor, potongan hukuman oleh Mahkamah Agung diberikan kepada mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham yang sebelumnya divonis penjara lima tahun menjadi dua tahun dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1.

Majelis kasasi MA juga memotong hukuman Helpandi, panitera pengganti Pengadilan Tipikor Medan dalam kasus suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Medan. Hukuman tujuh tahun penjara Helpandi dipotong menjadi enam tahun.

"Beliau (Presiden) sudah menjelaskan, sudah terbuka, beliau menjelaskan itu. Pokoknya putusan itu kita enggak ikut campur walaupun kita kecewa, tetap menghormati. Intinya kita tetap menghormati," pungkas Basaria. [bal]

Baca juga:
Jokowi Beri Grasi Koruptor, Ma'ruf Tegaskan Pemerintah Komitmen Berantas Korupsi
Mahfud Soal Annas Maamun dapat Grasi: Sakit, Sudah Pakai Oksigen Tiap Hari
Berkas Dilimpahkan KPK, Annas Maamun Segera di Sidang Kasus Suap DPRD Riau
Annas Maamun Terlilit Kasus Suap, Begini Reaksi Istana Soal Grasi Jokowi
Yasonna Sebut Banyak Koruptor Ajukan Grasi ke Jokowi
Kasus Annas Maamun, Demokrat Bandingkan SBY yang Tak Gunakan Grasi untuk Koruptor

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini