Merampok di kantor Pemkab Muara Enim, Juherman ditembak polisi

Senin, 2 Juli 2018 23:07 Reporter : Irwanto
Merampok di kantor Pemkab Muara Enim, Juherman ditembak polisi Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Nekat merampok di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Juherman (36) ditangkap polisi. Lantaran berusaha melarikan diri saat diringkus, petugas menembak kedua kaki pelaku.

Atas pengakuannya, satu pelaku lain juga ditangkap di hari yang sama. Dia adalah Feri Kancil (42) di rumahnya di Jalan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Palembang, Senin (2/7).

Kedua pelaku beraksi bersama empat rekannya (DPO) dengan langsung menodongkan pistol rakitan dan pisau ke dua penjaga kantor, Sabtu (9/6) malam. Lalu, mereka mengikat badan kedua korban dengan tali ban dalam sepeda motor yang sudah disiapkan.

Kedua korban pun disekap di ruangan berbeda dengan masing-masing dijaga satu pelaku. Sementara para pelaku lain menuju ke lantai dua, tepatnya ruangan bendahara dan membongkar dua brankas.

Lantaran brankas tak ada isinya, para pelaku mengambil dua unit handphone dan dua sepeda motor milik korban. Keduanya berhasil melepaskan diri setelah para pelaku kabur dan melapor ke polisi.

Tersangka Juherman mengaku hanya melihat situasi saat kelima rekannya beraksi. Dia pun mendapat bagian Rp 500 ribu sebagai upah peranannya.

"Cuma lihat dari luar, yang masuk itu lima teman saya. Saya juga tidak tahu berapa dapat hasilnya, dijual berapa saya tidak tahu," ungkap Juherman di Mapolda Sumsel, Senin (2/7).

Kedua tersangka mengaku nekat mencuri karena tidak memiliki uang untuk lebaran. Namun, barang yang dituju tak dapat sehingga mengambil apapun yang dianggap berharga.

"Sudah kami rencanakan, ada yang tahu kondisi kantor itu. Kami semua berangkat dari Palembang," ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara mengatakan, dari penangkapan kedua tersangka, petugas mendapatkan barang bukti satu pucuk senpira jenis revolver dan kunci leter T. Pihaknya masih memburu empat pelaku lain yang masih buron.

"Untuk proses hukumnya kami limpahkan ke Polres Muara Enim," pungkasnya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Perampokan
  2. Muara Enim
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini