Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo bicara soal rencana perbaikan sejumlah infrastruktur terdampak banjir bandang Sumatra akhir November 2025 lalu. Menurut Dody, pemerintah akan lebih dulu memfokuskan perbaikan jalan dan jembatan.
Hal tersebut bertujuan untuk memulihkan akses terputus. Sehingga sokongan logistik dapat tersalurkan kepada para masyarakat di sana yang terdampak.
"Kita sekarang hari ini fokusnya ke jalan dan jembatan dulu. Karena dengan begitu arus logistik bisa," kata Dody saat dijumpai usai menghadiri perjanjian kerja sama terkait optimalisasi jalan dan jembatan dengan pemerintah provinsi Jawa Barat di gedung Sate, Bandung, Rabu (3/12).
Advertisement
Menurut Dody, langkah tersebut krusial. Mengingat cukup banyak masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan pokok akibat terdampak banjir bandang Sumatra.
“Masyarakat itu sudah beberapa hari enggak bisa masak nasi segala macam, beras sudah mulai menipis tuh. Jadi itu dulu. Kita fokusnya di situ dulu beberapa hari ini,” kata dia.
Kendati begitu, Dody tak memungkiri pemerintah terkendala akses terputus memperbaiki jalan dan jembatan. Dia menegaskan bahwa pemerintah tengah terus mengupayakan menembus lokasi-lokasi terdampak.
“Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan tembus,” ujar dia.
Advertisement
Di singgung soal anggaran disiapkan menangani banjir bandang Sumatra, Dody mengaku tak menerapkan pembatasan. Sebab menyangkut peristiwa darurat yaitu bencana yang dampaknya sangat besar.
“Waduh kalau urusan bencana enggak pakai nilai mas, berapa yang dibutuhkan kita ada,” tandas Dody.