Menteri PU: Lulusan PUtech Harus Punya Semangat Juang Bangun Indonesia, Siap Terjun ke Seluruh Pelosok Negeri!

Menteri PU Dody Hanggodo menantang Lulusan PUtech Semarang untuk siap membangun Indonesia di seluruh pelosok, bukan hanya di Jawa. Kualitas mereka diakui, namun tantangan menanti.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menteri PU: Lulusan PUtech Harus Punya Semangat Juang Bangun Indonesia, Siap Terjun ke Seluruh Pelosok Negeri!
Menteri PU Dody Hanggodo menantang Lulusan PUtech Semarang untuk siap membangun Indonesia di seluruh pelosok, bukan hanya di Jawa. Kualitas mereka diakui, namun tantangan menanti. (Merdeka.com)

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan pesan penting kepada para wisudawan. Ia meminta lulusan Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) Semarang untuk memiliki semangat juang tinggi. Pesan ini disampaikan dalam acara wisuda IV yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada hari Sabtu (20/9).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dody menekankan pentingnya kesediaan para lulusan. Mereka diharapkan mau bekerja di seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya terfokus di Pulau Jawa. Hal ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di tanah air.

Dody Hanggodo juga mengakui peningkatan kualitas lulusan PUtech dari tahun ke tahun. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan di masa depan akan semakin berat. Oleh karena itu, para alumni diminta untuk terus memperbarui ilmu dan teknologi yang dimiliki.

Menteri Dody Hanggodo secara tegas menyatakan harapannya kepada para wisudawan. "Lulusan PUtech harus mau bekerja di seluruh Indonesia, jangan hanya mau di Jawa saja," ujarnya saat wisuda. Pernyataan ini menegaskan perlunya kontribusi merata dari para ahli konstruksi muda di seluruh penjuru negeri.

Kualitas pendidikan di Politeknik Pekerjaan Umum Semarang dinilai terus membaik. Menteri Dody mengapresiasi peningkatan kompetensi yang ditunjukkan oleh para wisudawan. Ini menjadi modal penting bagi mereka untuk berkarya di berbagai proyek infrastruktur nasional.

Meskipun demikian, tantangan di lapangan tidak akan mudah dihadapi. Perkembangan teknologi yang pesat menuntut para Lulusan PUtech untuk adaptif. Mereka harus terus belajar dan memperbarui pengetahuan agar tidak tertinggal dalam inovasi konstruksi.

Direktur Politeknik PU Semarang, Brawijaya, mengonfirmasi jumlah wisudawan yang telah dilantik. Sebanyak 191 lulusan diwisuda dalam upacara keempat tersebut. Mereka berasal dari tiga program studi unggulan yang sangat relevan dengan kebutuhan industri konstruksi saat ini.

Program studi tersebut meliputi Teknologi Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan, serta Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung. Brawijaya menjelaskan bahwa kurikulum dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan di lapangan. "Program studi ini dirancang berdasarkan kebutuhan di lapangan," katanya.

Desain kurikulum yang berorientasi praktik ini memastikan para lulusan siap kerja secara optimal. Para Lulusan PUtech diharapkan tidak canggung saat menghadapi kondisi riil di lapangan. "Jadi lulusan PUtech ini tidak kaget saat kerja di lapangan karena sudah terbiasa," tambah Brawijaya, menegaskan kesiapan mereka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi