Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengimbau seluruh pengurus cabang olahraga untuk memperkuat pembinaan atlet. Imbauan ini berfokus pada program pemusatan latihan nasional (pelatnas) multiyears atau berkesinambungan. Langkah strategis ini bertujuan agar Indonesia memiliki fondasi yang kokoh untuk meraih prestasi gemilang pada berbagai ajang internasional setiap tahunnya.
Erick Thohir menegaskan, menciptakan atlet berprestasi tidak mungkin dilakukan secara instan dalam waktu singkat. Ia menyebut bahwa proses ini memerlukan waktu enam hingga tujuh tahun. Oleh karena itu, program multiyears menjadi sebuah keharusan dalam pengembangan atlet nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Menpora Erick Thohir usai mengikuti pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik dan Indonesia U18 Open Championship Jakarta 2026. Acara bergengsi ini berlangsung di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, pada hari Sabtu.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Program Jangka Panjang dalam Pembinaan Atlet
Pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan memerlukan waktu serta perencanaan yang matang. Erick Thohir menekankan bahwa penguatan program pembinaan atlet multiyears akan menjadi fondasi utama untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional.
Setiap cabang olahraga perlu menyusun program jangka panjang agar proses pengembangan atlet berlangsung berkesinambungan. Proses ini harus dimulai sejak usia muda hingga mencapai level elite. Hal ini memastikan bahwa talenta-talenta terbaik dapat terus berkembang secara optimal.
Sebagai contoh, Erick Thohir menyoroti persiapan menuju Olimpiade 2032. Menurutnya, persiapan seharusnya sudah dimulai dari sekarang melalui pelatnas yang berkelanjutan. Hal serupa juga berlaku untuk ajang seperti SEA Games, yang membutuhkan persiapan jauh sebelum tahun pelaksanaan demi mencapai target prestasi secara optimal.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Penuh dari Presiden untuk Olahraga Nasional
Pembangunan olahraga nasional mendapatkan perhatian besar dari Presiden Prabowo Subianto. Menpora Erick Thohir mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sangat peduli terhadap sektor ini.
Dalam berbagai pertemuan rutin, salah satu pembahasan utama yang menjadi perhatian adalah pentingnya kesinambungan pembinaan atlet. Presiden Prabowo secara konsisten menekankan pentingnya program jangka panjang dalam upaya meningkatkan kualitas atlet Indonesia.
Dukungan dari pucuk pimpinan negara ini menjadi angin segar bagi dunia olahraga. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan berkesinambungan. Dengan demikian, diharapkan dapat lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi dan Harapan untuk Kompetisi Internasional
Menpora Erick Thohir memberikan apresiasi tinggi kepada Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Di bawah kepemimpinan Luhut Binsar Pandjaitan, PB PASI telah sukses menggelar kejurnas kelompok umur serta Indonesia Open.
Indonesia Open sendiri menghadirkan peserta dari empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Timor Leste. Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana sebuah federasi dapat memperluas kesempatan bertanding bagi atletnya.
Menpora berharap langkah PB PASI ini dapat menjadi inspirasi bagi pengurus cabang olahraga lain. Mereka diharapkan dapat menciptakan kompetisi internasional sendiri, karena kejurnas saja belum cukup untuk meningkatkan daya saing atlet di kancah global.
Advertisement
Sumber: AntaraNews