Resbob, yang memiliki nama asli Muhammad Adimas Firdaus, adalah seorang konten kreator dan streamer yang tengah naik daun. Ia dikenal karena gaya kontennya yang blak-blakan dan seringkali menuai kontroversi. Dalam dunia media sosial, Resbob telah menarik perhatian banyak orang dengan konten-kontennya yang berani dan tanpa filter.
Berusia 25 tahun, Resbob merupakan kakak kandung dari YouTuber populer Muhammad Jannah, yang lebih dikenal dengan nama panggung Bigmo. Keduanya sering berkolaborasi dalam berbagai konten kreatif di platform media sosial, menambah daya tarik bagi penggemar mereka.
Aktif di berbagai platform, Resbob memiliki kanal YouTube bernama Rgbgob dan akun TikTok dengan lebih dari 32 ribu pengikut. Konten-kontennya yang terkesan barbar dan ceplas-ceplos membuatnya menjadi sosok yang kontroversial di kalangan netizen.
Advertisement
Resbob lahir dalam keluarga yang mendukung karirnya di dunia digital. Ia akrab dipanggil Daus oleh keluarganya dan memiliki latar belakang pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di salah satu universitas swasta di Surabaya. Agama yang dianutnya adalah Islam.
Dengan pengikut yang terus bertambah, Resbob menunjukkan kemampuannya dalam menarik perhatian publik. Ia dikenal dengan konten yang sering kali berisi pernyataan kontroversial, yang membuatnya menjadi sorotan di media sosial.
Advertisement
Kontroversi pertama yang melibatkan Resbob adalah ketika ia melontarkan ujaran kebencian terhadap suku Sunda dan suporter Persib, Viking. Dalam sebuah video yang viral, ia mengucapkan kata-kata kasar yang memicu kemarahan di kalangan warganet dan masyarakat Sunda. Pernyataan tersebut dianggap sebagai pelanggaran serius yang menyentuh isu SARA.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menanggapi pernyataan Resbob dengan mendesak kepolisian untuk mengambil tindakan hukum. Resbob kemudian meminta maaf melalui akun TikTok-nya, namun permintaan maaf tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh publik, yang masih merasa kecewa dengan ucapannya.
Selain itu, Resbob juga terlibat dalam dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Azizah Salsha. Bersama dengan Bigmo, ia dituduh menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kehidupan pribadi Azizah. Kasus ini sempat naik ke penyidikan, dan upaya penyelesaian secara restorative justice ditolak oleh pihak pelapor.