Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ma'ruf Amin mundur dari ketua MUI jika jadi wakil presiden

Ma'ruf Amin mundur dari ketua MUI jika jadi wakil presiden Maruf Amin di MUI. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Bakal calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin mengikuti rapat pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI. Dalam rapat kurang lebih empat jam itu, Ma'ruf mengaku membahas posisinya sebagai Ketua Umum MUI setelah ditetapkan sebagai Cawapres.

"Macam-macam ngomongnya, termasuk bagaimana memposisikan saya itu kapan harus mundur," kata Ma'ruf usai rapat di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU) itu menegaskan pasti bakal mundur. Sesuai anggaran dasar dan rumah tangga (Ad/Art) MUI, dia baru bisa meninggalkan MUI saat diangkat sebagai Cawapres.

"Kalau harus mundurnya pasti tapi kapannya melihat anggaran dasar sesudah saya diangkat jadi Wapres," tuturnya.

Ma'ruf juga membicarakan apakah harus non aktif sebagai Ketum MUI seperti yang pernah disampaikan sebelumnya. Dia mengatakan, dirinya tetap bisa aktif sebagai Ketum MUI, meski ditetapkan sebagai cawapres.

"Itu baru wacana. Wacana apakah saya harus nonaktif. Kalau menurut Ad/Art ya tidak," imbuhnya.

Dengan alasan demikian, Ma'ruf bakal tetap menjadi Ketua Umum MUI. Kendati harus berkampanye Pemilihan Presiden 2019.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP