Mahasiswi Diperkosa Lalu Dibunuh, UIN Desak Polisi Tangkap Pelaku

Jumat, 1 Februari 2019 20:06 Reporter : Irwanto
Mahasiswi Diperkosa Lalu Dibunuh, UIN Desak Polisi Tangkap Pelaku Ilustrasi mayat. Ilustrasi shutterstock

Merdeka.com - Civitas akademi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Palembang kaget mendapat kabar seorang mahasiswinya, Fatmi Rohanayanti (20) tewas setelah dirampok, diperkosa, dan dibunuh. Polisi diminta segera mengusut kasus ini dan meringkus pelaku secepatnya.

Humas UIN Raden Fatah Palembang, Kemas Ari Panji menilai perbuatan pelaku tergolong sangat sadis. Mereka sudah kehilangan akal sehat dan tak manusiawi.

"Dirampok, diperkosa, dibunuh juga, sangat sadis, kejam," ungkap Kemas, Jumat (1/2).

Dia menjelaskan, Fatmi tercatat mahasiswi semester tiga UIN Raden Fatah Fakultas Syariah Jurusan Hukum Keluarga. Korban pulang liburan usai ujian semester dan aktivitas kampus baru dimulai kembali 4 Februari 2019.

"Dari teman-temannya, korban anak yang rajin, walaupun masih semester tiga pergaulannya luas, kami kaget mendengar kabar kejadian itu," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap semua pelaku jika lebih dari dua orang. Tak ada pidana yang pantas bagi mereka kecuali hukuman mati.

"Kami secepatnya ingin mendengar kabar baik tentang penangkapan pelaku. Mudah-mudahan polisi bisa mengungkapnya," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Fatmi Rohanayanti (20) ditemukan tewas dengan kondisi tanpa busana di semak-semak di kampungnya Desa Menanti, Kecamatan Kelekar, Muara Enim, Sumsel, Kamis (31/1) sore. Dia menjadi korban perampokan, perkosaan, dan pembunuhan. Korban hilang setelah mengantar ibunya menyadap karet beberapa jam sebelum ditemukan. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini