Lihat pameran miniatur rumah adat yuk di Monpera Bandung

Selasa, 27 Oktober 2015 16:10 Reporter : Iman Herdiana
Lihat pameran miniatur rumah adat yuk di Monpera Bandung Monpera. ©2015 Merdeka.com/Iman

Merdeka.com - Sejumlah miniatur rumah adat dipamerkan di ruang pameran Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Jawa Barat. Miniatur rumah adat tersebut meniru rumah adat yang ada di kampung adat Ciptagelar, Banten Kidul.

Miniatur yang ditampilkan di antaranya leuit atau gudang beras dan rumah ketua kampung adat. Miniatur ini terbuat dari kayu dan bambu, sesuai dengan bentuk aslinya.

Di samping itu, ditampilkan pula dokumentasi seputar Ciptagelar, salah satu masyarakat adat yang masih bertahan di tengah pesatnya kemajuan zaman.

Kasi Pelestarian Nilai Budaya dan Sejarah Balai Pengelolaan Cagar Budaya Nilai Budaya dan Sejarah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Lia Amalia, menjelaskan pameran tersebut merupakan karya mahasiswa dari 11 perguruan tinggi yang tergabung dalam Forum Ikatan Mahasiswa Arsitektur (FIMA) Jawa Barat.

Pameran merupakan hasil survei lapangan FIMA Jawa Barat ke Kampung Ciptagelar, kemudian dilanjutkan dengan workshop pembuatan miniatur kampung adat dan pendokumentasian.

Hasil workshop dilanjutkan dengan pameran yang dibuka Sabtu 24 Oktober lalu. Pameran sendiri berlangsung sampai Jumat 30 Oktober mendatang.

“Ciptagelar kami pilih karena kami ingin promosikan kampung adat dan mendokumentasikan kampung adat yang ada di Jabar. Ini bagian dari sistem pelestarian,” jelas Lia, kepada merdeka Bandung, Selasa (27/10).

Menurutnya, Ciptagelar menunjukkan nilai arsitektur lokal yang mengandung kearifan lokal. Menurutnya keberadaan rumah dengan arsitektur lokal saat ini sangat jarang, terlebih di perkotaan.

Puncak acara akan berlangsung dengan diskusi tentang rumah adat Jumat lusa, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film tentang hasil pendokumentasian selama survei ke Ciptagelar.

Kasepuhan Ciptagelar yaitu komunitas atau kelompok masyarakat yang memegang adat istiadat Banten Kidul. Saat ini dipimpin Abah Anom. Masyarakat kasepuhan ini tersebar di 568 kampung yang berada di Kabupaten Lebak, Sukabumi dan Bogor.

Secara administratif kasepuhan ini terletak di Kampung Ciptagelar, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dan berada di kawasan hutan lindung Taman Nasional Gunung Halimun Salak Provinsi Jawa Barat.

Monpera sendiri berada di Jalan Dipati Ukur, Bandung. Posisinya berseberangan dengan Kampus Unpad. Monpera biasa disebut masyarakat sekitar dengan istilah Monju, kependekan dari monumen perjuangan.

Lia menambahkan, pameran ini juga hasil kerja sama Balai, FIMA Jabar dengan Kesatuan Adat Banten Kidul Kasepuhan Ciptagelar, Bandung Heritage dan Ikatan Arsitek Indonesia-Jabar. [has]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini