Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lewat Pelabuhan Panjang, Pemudik dari Lampung Ingin ke Jawa Tak Perlu ke Bakauheni

Lewat Pelabuhan Panjang, Pemudik dari Lampung Ingin ke Jawa Tak Perlu ke Bakauheni pelabuhan bakauheni. ©2014 merdeka.com/debby restu utomo

Merdeka.com - Pemudik yang akan melakukan arus balik dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa merasa terbantu dengan adanya Pelabuhan Panjang yang dipakai sebagai pelabuhan alternatif.

"Adanya Pelabuhan Panjang ini sangat membantu apalagi bagi pemudik dengan menggunakan motor," kata Angel salah satu pemudik dari Lampung, di Bandarlampung, dilansir Antara, Kamis (5/5).

Menurutnya dengan adanya pelabuhan alternatif ini pemudik dengan menggunakan kendaraan roda dua, tidak perlu capek-capek ke Pelabuhan Bakauheni.

"Jadi kita tidak perlu capek ke Pelabuhan Bakauheni, cukup ke sini aja untuk menyeberang ke Pulau Jawa," ujarnya.

Hal serupa, diungkapkan oleh pemudik lainnya Rahman. Menurutnya, kapal yang disediakan oleh Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), kondisinya bagus dan fasilitas yang ada di dalamnya lengkap sehingga penumpang bisa beristirahat.

"Kapal yang punya Pelni ini, kondisinya bagus, bisa beristirahat karena disediakan tempat tidur, mungkin juga karena masih sepi penumpangnya sehingga masih enak," kata dia.

Sementara itu Kepala Bagian Armada Pelni, Tanjung Priok, Somrin Simbolon, mengatakan bahwa perjalanan dari Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, maksimal 3,5 jam hingga 4 jam.

"Untuk kapal KM Ciremai Pelni yang diperbantukan pada arus balik ini akan berangkat satu hari satu kali sampai Sabtu (7/5), namun kalau kapal ini dipersiapkan untuk tiga kali sehari pun KM Ciremai masih mampu," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa kapal ini memiliki kapasitas angkut 948 pax penumpang, 1.500 hingga 1.700 unit kendaraan motor dan 65 TEUs untuk angkutan barang.

"Jadi kami harap dengan diperbantukannya KM Ciremai ini dapat mengantisipasi kemacetan di daerah Bakauheni pada arus balik, hanya saja kapal ini akan bertugas hingga 7 Mei, kemudian melanjutkan perjalan ke Surabaya," kata dia.

Sebelumnya, diberitakan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan sebanyak delapan kapal feri berukuran besar disiapkan di Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, Provinsi Lampung sebagai angkutan penyeberangan pada arus balik Lebaran 2022.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP