Lama tak terlihat, Dedi ditemukan nyaris membusuk di kamar bedeng
Merdeka.com - Lama tak kelihatan oleh warga beberapa hari, Dedi Junaidi (37) ditemukan tewas di kamar bedengnya di Jalan Sei Hitam, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Minggu (16/10) siang. Diduga, kematian korban akibat sakit setelah tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuhnya.
Jasad korban diketahui pertama kali oleh rekannya, Dohir yang sama-sama bekerja sebagai pengurus burung untuk mengambil burung miliknya. Beberapa kali tak ada jawaban saat pintu diketuk dalam kondisi terkunci dari dalam, Dohir memanjat atap kamar.
Saksi terkejut menemukan korban sudah terkapar tak bernyawa. Bahkan, kondisi korban nyaris membusuk yang diduga tewas beberapa hari sebelumnya. Dibantu warga, polisi membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan visum.
Menurut kerabat korban, Ari (20), dirinya sudah lama tak bertemu di tempat kerjanya. Meski demikian, beberapa hari sebelumnya dia pernah berkomunikasi dengan korban melalui blackberry messenger (BBM) untuk menanyakan kabar.
"Orang-orang sekitar bedeng memang jarang melihatnya keluar, pas saya BBM dia bilang sehat-sehat saja, sekarang meninggal," ungkap Ari, Minggu (16/10).
Kapolsek Ilir Barat l Palembang AKP Handoko Sanjaya mengungkapkan, korban meninggal di atas tempat tidurnya dengan posisi terlentang. Dugaan awal, korban tewas karena sakit.
"Kemungkinannya karena sakit, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Untuk memastikannya kita tunggu hasil visum dokter dulu," tukasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya