Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kunjungan Kasad Dudung ke Pesantren Dinilai Terkait Pertahanan Kesatuan Dalam Negeri

Kunjungan Kasad Dudung ke Pesantren Dinilai Terkait Pertahanan Kesatuan Dalam Negeri Kasad Dudung Abdurachman Saat Kunjungi Anak Sertu Eka, Korban KKB Papua. ©2022 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman secara intens melakukan kunjungan ke pesantren dan temui alim ulama. Teranyar, KSAD mengunjungi Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Jumat (7/10).

Dalam kunjungan itu, KSAD Dudung disambut langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz. Dudung meminta doa agar TNI semakin dicintai oleh rakyat.

Tak hanya itu, Jenderal Dudung beserta rombongan juga berziarah ke makam Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terletak di kompleks pesantren tersebut.

Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut positif aksi Kasad Dudung tersebut. Anggota Fraksi PAN Guspardi Gaus menilai silaturahmi dan pendekatan kepada umat Islam di Indonesia diperlukan.

"Karena umat Islam di Indonesia itu kan lebih dari 86 persen," ujar Guspardi dalam keterangannya, JUmat (21/10).

Ia menilai, kunjungan Kasad Dudung tersebut dalam rangka menyamakan ide dan gagasan dalam rangka mempertahankan persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Bagaimana membangun komunikasi, silaturahim, pendekatan secara kekeluargaan. Nanti muncul ide dan gagasan bagaimana membangun persatuan dan kesatuan sehingga visi misi Kasad akan mudah dicerna, diterima oleh ulama dan pesantren," ucap anggota Komisi II DPR itu.

Guspardi menyampaikan bagaimana mungkin ide besar tentang kebangsaan, keumatan, pemerintahan dan ke Indonesiaan bisa dibangun jika tidak ada pendekatan secara kekeluargaan.

"Orang Indonesia itu sifatnya kekeluargaan, pendekatan itu tentu dibangun dengan silaturahim. Dengan pendekatan kekeluargaan itu akan dengan mudah berinteraksi, melakukan sosialisasi kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah terutama dalam hal pertahanan dan keamanan. Sehingga kebijakan itu mendapat dukungan dari ulama, pesantren dan umat Islam," tuturnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP