Kuasa hukum: Mobil B 88 NTT bukan milik Herman Hery

Rabu, 11 Juli 2018 23:05 Reporter : Ronald
Adik Herman Hery Yudi Adranacus usai diperiksa polisi. ©2018 Merdeka.com/ronald

Merdeka.com - Kuasa hukum adik anggota DPR dari Fraksi PDIP, Yudi Adranacus, Ardy Ambalembout mengatakan, Ronny sedang membuat fitnah atas kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Minggu 10 Juni 2018. Sebab, Ronny tanpa bukti yang kuat malah melaporkan Herman Hery atas dasar kendaraan yang dipakainya berpelat B 88 NTT.

"Jadi ketika masalah ini terjadi, simpang siur lalu tanggal 26 saya ditunjuk sebagai lawyer, berkaitan dengan alat bukti, kita bisa lihat bahwa yang disangkakan itu mobil, dari alat bukti yang mobil B 88 NTT, ternyata memang mobil perusahaan, di mana pak Yudi sendiri pimpinan di situ," katanya usai dampingi Yudi pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/7) malam.

"Saudara Ronny ini mengasumsikan berdasarkan mobil, lalu dihubungkan bahwa itu yang disebut HH (Herman Hery)," sambungnya.

Kata Ardy, kendaraan itu bukan milik Herman Hery, tetapi atas nama perusahaan. Namun, sering dipakai kliennya.

"Sekarang itu kata dia, namanya keluarga, marganya itu, ada sembilan bersaudara, mukanya mirip-mirip. Jadi nggak ada bukti forensik yang bisa memjelaskan apa itu," ujarnya.

Dia menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada kepolisian.

"Kami serahkan kepada penegak hukum jadi biarlah aparat penegak hukum yang bekerja," pungkas Ardy.

Sementara itu di tempat yang sama, Yudi menegaskan, kalau kakaknya itu tengah berada di luar negeri.

"Pak Herman masih ada di Amerika Serikat," kata Yudi. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. PDIP
  2. Pengeroyokan
  3. Penganiayaan
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini