Kronologi Anggota Polres Yahukimo Dibacok OTK di RSUD Dekai saat Hendak Membesuk Pacarnya

Sempat terdengar teriakan minta tolong dan kemudian korban berlari dalam kondisi luka sebelum kemudian dibawa ke UGD.

Richard Jakson Mayor
Oleh Richard Jakson Mayor - Reporter
Kronologi Anggota Polres Yahukimo Dibacok OTK di RSUD Dekai saat Hendak Membesuk Pacarnya
Kronologi Anggota Polres Yahukimo Dibacok OTK di RSUD Dekai saat Hendak Membesuk Pacarnya (Merdeka.com)

Anggota personel Polres Yahukimo, Bripda Josua Ridwan Oberlin Nainggolan (22) dibacok orang tak dikenal di lingkungan RSUD Dekai. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (28/5) malam pukul 20.55 WIT.

"Korban mengalami luka serius. Saat ini, mendapatkan perawatan di RSUD Dekai," kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, dalam rilis yang diterima wartawan, kamis (29/5).

Kejadian bermula ketika korban meminta tolong pada Bripda Randy M. Depondoye untuk diantarkan ke RSUD Dekai. Saat itu, korban ingin menjenguk pacarnya yang sedang dirawat.

Saat diturunkan di lokasi, korban terlihat sempat berbincang dengan tiga orang remaja Papua. Baru beberapa saat saksi meninggalkan lokasi, terdengar kabar korban dibacok.

Sementara itu, saksi kedua yang berada di dalam RSUD sempat mendengar teriakan minta tolong dan melihat korban berlari dalam kondisi luka sebelum kemudian dibawa ke UGD.

“Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk kekerasan terhadap anggota Polri yang sedang menjalankan tugas. Tim sudah diterjunkan untuk mengungkap pelaku penganiayaan ini, dan kami pastikan proses hukum berjalan tegas. Situasi di Yahukimo tetap kita jaga agar tetap kondusif,” ujar Faizal Ramadhani.

Pascakejadian itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo meminta seluruh masyarakat tetap tenang dan mendukung proses hukum. Polisi masih memburu pelaku.

“Kami mengimbau masyarakat Yahukimo untuk tidak terpengaruh isu-isu liar dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Polri hadir untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh warga, dan kami terus bekerja keras menjaga stabilitas keamanan di Papua, khususnya Yahukimo,”

Rekomendasi