KPK soal MA kabulkan PK OC Kaligis: Tidak ada sikap lain selain terima putusan itu

Jumat, 22 Desember 2017 13:57 Reporter : Ahda Bayhaqi
KPK soal MA kabulkan PK OC Kaligis: Tidak ada sikap lain selain terima putusan itu Sidang OC Kaligis ditunda. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) terpidana kasus suap Pengadilan Tinggi Urusan Negara (PTUN), OC Kaligis. Dalam amar putusannya, hukuman pengacara itu dipotong tiga tahun, menjadi tujuh tahun.

Menanggapi ini, Komisi Pemberantasan Korupsi menerima dengan legowo keputusan. Meski dengan rasa keterpaksaan.

"Tidak bisa ada sikap lain selain menerima putusan itu. Kan sudah putusan PK," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi Priharsa Nugraha ketika dihubungi, Jumat (22/12).

KPK tidak memiliki kemampuan untuk mengubah putusan tersebut. Sebab itu, sikap KPK hanya bisa menerima putusan PK itu.

"Kalau itu kan upaya hukum luar biasa, tidak bisa di 'ini' lagi. Sudah upaya hukum luar biasa yang diajukan oleh seseorang, jadi tinggal dieksekusi, kalau sudah ada putusan PK ya," kata Priharsa.

Pada tingkat pertama, OC Kaligis divonis hukuman penjara 5 tahun 5 bulan dan denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan. Ketika tingkat banding ke PT DKI Jakarta, malah diperberat menjadi 7 tahun. Pada tingkat kasasi di MA, kembali diperberat menjadi 10 tahun. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. OC Kaligis
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini