Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) telah menyerahkan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Erawati (37) kepada pihak keluarganya di Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penyerahan jenazah ini dilakukan pada Selasa malam, 24 Desember, setelah Erawati meninggal dunia akibat kebakaran apartemen di Hong Kong. Peristiwa tragis ini menjadi duka mendalam bagi keluarga serta seluruh bangsa Indonesia.
Direktur Jenderal Pemberdayaan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Muh Fachri, menyatakan bahwa pihaknya bersama Kementerian Luar Negeri mengawal langsung proses pemulangan dan penyerahan jenazah. Kedatangan pemerintah pusat ke rumah duka merupakan wujud kehadiran negara dan penghormatan terakhir bagi mendiang. Erawati adalah warga Dampit, Kabupaten Malang, yang menjadi korban dalam insiden kebakaran tersebut.
Kebakaran apartemen di Hong Kong pada 26 November 2025 telah merenggut nyawa Erawati, yang merupakan seorang pejuang keluarga dan penggerak ekonomi bangsa. Pemerintah melalui KP2MI menyampaikan duka cita mendalam dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Pendampingan penuh akan diberikan hingga proses pemakaman Erawati selesai pada Rabu ini, di area pemakaman dekat kediamannya.
Advertisement
Advertisement
Penyerahan jenazah Erawati, Pekerja Migran Indonesia yang menjadi korban kebakaran apartemen di Hong Kong, menjadi momen penuh kesedihan bagi keluarga dan negara. Muh Fachri menegaskan bahwa pengantaran jenazah PMI dalam kondisi meninggal dunia adalah tugas yang sangat berat bagi KP2MI. Tragedi ini menyoroti risiko yang dihadapi para pekerja migran di luar negeri.
Fachri menambahkan, setiap PMI merupakan pejuang keluarga dan berkontribusi besar sebagai penggerak ekonomi bangsa. Oleh karena itu, musibah yang menimpa PMI adalah duka bagi seluruh Indonesia. Kehadiran perwakilan pemerintah pusat di rumah duka di Dampit, Malang, menunjukkan komitmen negara dalam memberikan perlindungan dan penghormatan.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam dari Bapak Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia atas meninggalnya Ibu Erawati dalam musibah kebakaran apartemen di Hong Kong pada 26 November 2025," ujar Muh Fachri. KP2MI memastikan akan terus melakukan pendampingan kepada keluarga Erawati. Pendampingan ini mencakup proses pemakaman yang akan dilaksanakan pada Rabu ini, memastikan semua berjalan lancar.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah telah memastikan bahwa Erawati adalah Pekerja Migran Indonesia yang prosedural dan masih aktif saat musibah terjadi. Muh Fachri menjelaskan, dokumen visa dan paspor almarhumah telah dicek oleh rekan-rekan PMI dan dinyatakan masih berlaku. Status prosedural ini penting untuk memastikan keluarga dapat menerima hak-hak dan bantuan dari pemerintah.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah telah memberikan bantuan finansial kepada ahli waris Erawati. Bantuan tersebut berupa uang santunan dengan nominal sekitar Rp20 juta. Pemberian bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Proses verifikasi status prosedural PMI menjadi langkah krusial dalam penanganan kasus seperti ini. KP2MI berkomitmen untuk memastikan setiap PMI yang terdaftar secara resmi mendapatkan perlindungan dan hak-haknya. Ini termasuk bantuan saat menghadapi musibah atau meninggal dunia di negara penempatan.
Advertisement
Advertisement
Selain jenazah Erawati, KP2MI juga menginformasikan bahwa empat jenazah Pekerja Migran Indonesia lainnya telah tiba di Indonesia pada hari yang sama. Tiga jenazah tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, sementara dua lainnya, termasuk Erawati, tiba melalui Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Ini menunjukkan upaya terkoordinasi dalam pemulangan para korban.
Total korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran di Hong Kong ini mencapai sembilan orang. Proses pemulangan jenazah dilakukan secara bertahap sejak 21 Desember. Satu jenazah tiba pada 21 Desember, lima jenazah pada 23 Desember, dan sisanya pada 24 Desember.
Muh Fachri menambahkan bahwa jenazah terakhir dijadwalkan akan tiba pada 25 Desember, melengkapi seluruh proses pemulangan. Koordinasi lintas instansi antara KP2MI dan Kementerian Luar Negeri sangat vital dalam memastikan kelancaran proses ini. Pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para Pekerja Migran Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews