Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Bertambah jadi 135 Orang
Merdeka.com - Kabar duka kembali menyelimuti dunia sepak bola tanah air. Korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan kembali bertambah menjadi 135 orang.
Korban terakhir Farzah Dwi Kurniawan. Farzah yang merupakan seorang mahasiswa ini meninggal usai mendapatkan perawatan medis akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam.
"Iya benar (bertambah menjadi 135 orang)," Kata Kapolresta Malang Kota Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Senin (24/10).
Adapun kabar meninggalnya Farzah sebelumnya di publikasi melalui akun twitter @AremafcOfficial yang turut mengucapkan rasa duka atas kepulangan Farzah.
"turut berduka," tulis akun Arema FC.
Update Perkara
Total ada 135 orang tersebut korban meninggal dunia usai laga Arema FC melawan Persebaya tersebut. Sementara korban luka mencapai 575 orang, dengan rincian luka ringan 507 orang, luka sedang 45 orang, dan luka berat 23 orang.
Polri kini tengah menetapkan 6 orang sebagai tersangka Mereka adalah Akhmad Hadian Lukita, Dirut PT LIB; Abdul Haris, Ketua Panpel; Suko Sutrisno, Security Officer; Kabagops Polres Malang, Kompol Wahyu Setyo Pranoto; Danki 3 Sat Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman; Kasat Samapta Polres Malang, AKP Bambang Sidik Achmadi.
Tiga warga sipil dijerat Pasal 359 dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat (1) jo Pasal 52 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.
Sedangkan, tiga anggota polisi dijerat Pasal 359 KUHP tentang (kesalahannya atau kealpaannya menyebabkan orang lain mati dan atau Pasal 360 KUHP tentang (kesalahannya atau kealpaannya menyebabkan orang lain mendapat luka-luka berat).
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya