Konter khusus dipersiapkan sambut atlet Asian Para Games di Bandara Soekarno-Hatta

Konter khusus dipersiapkan sambut atlet Asian Para Games di Bandara Soekarno-Hatta. Pihak Imigrasi bersama stakeholder yang ada telah menjalin komunikasi dan kerjasama agar kemudahan pelayanan keimigrasian terhadap ofisial dan atlet para games bisa dilakukan.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Konter khusus dipersiapkan sambut atlet Asian Para Games di Bandara Soekarno-Hatta
Dirjen Imigrasi sidak pelayanan di terminal Bandara Soekarno-Hatta. ©2018 Merdeka.com

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Ham Ronny Franky Sompie melakukan inspeksi mendadak melihat persiapan pelayanan Keimigrasian di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Sidak ini untuk memastikan kesiapan Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta dalam menyambut tamu Asian Para Games.

"Kami telah mempersiapkan penerimaan kedatangan para atlet dan kontingen serta suporter dari semua negara peserta yang akan mulai datang pada tanggal 26-27 September ini," kata Ronny di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (24/9).

Dalam penyambutan atlet dan kontingen tersebut, pihaknya Imigrasi telah menyiapkan petugas dan konter khusus untuk melayani kedatangan serta kepulangan para atlet, ofisial di terminal Internasional 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Kita siapkan jalur khusus sebanyak 10 konter di Terminal 3, kemudian 6 konter di Terminal 2 dengan jumlah petugas imigrasi 90 orang yang nantinya dibagi 3 unit," kata dia.

Hal ini dilakukan agar proses kedatangan dan pemulangan para atlet dan kontingen Asian Para Games berjalan lancar selama di Bandara. Pihak Imigrasi bersama stakeholder yang ada telah menjalin komunikasi dan kerjasama agar kemudahan pelayanan keimigrasian terhadap ofisial dan atlet para games bisa dilakukan.

"Kita siapkan jalur khusus, baik liftnya yang bisa menampung kedatangan mereka. Termasuk juga nantinya kepulangan mereka. Jemput bola yang kita lakukan collect paspor bisa kita lakukan tapi tetap kehati-hatian, kecermatan petugas untuk mengantisipasi kecocokan paspor dengan identitas pembawa paspor ini sebagaimana biasanya kita lakukan," ucap Ronny.

Sistem jemput bola ini, artinya petugas ditempatkan untuk memudahkan para atlet dalam pelayanan keimigrasian. Tentunya dengan bekerjasama atau bersinergi dengan instansi yang lain.

"Pertama kita bekerjasama dengan CIQ, bahwa pengawasan keimigrasian dan juga Bea Cukai untuk mengawasi pembawaan barang serta karantina yang berkaitan dengan kesehatan menjadi satu kesatuan kita bekerjasama dengan Aviation Security yang ada di bandara," kata dia.

Ajang Asian Para Games sendiri akan berlangsung sejak tanggal 6-13 Oktober 2018 di Jakarta. Asian Para Games yang dikenal sebagai Pesta Olah Raga Difabel Asia ke-3 ini sejajar dengan Pesta Olahraga Asia 2018, sebagai ajang olahraga untuk atlet Asia penyandang disabilitas.

Rekomendasi