Komisi I Soal Pemulangan WNI eks ISIS: Mereka Sudah Gugur Secara Kewarganegaraan

Sabtu, 8 Februari 2020 18:04 Reporter : Ronald
Komisi I Soal Pemulangan WNI eks ISIS: Mereka Sudah Gugur Secara Kewarganegaraan Effendi Simbolon. ©2018 Merdeka.com/Hari Aryanti

Merdeka.com - Anggota Komisi I yang juga politikus PDIP, Effendi Simbolon, tidak setuju apabila pemerintah memulangkan ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) bekas simpatisan ISIS. Wacana ini sebelumnya disampaikan Menteri Agama, Fachrul Razie.

"Kami terus terang menolak dengan tegas untuk rencana atau wacana pemerintah untuk mengembalikan memulangkan eks WNI. Saya menyatakan, begini karena mereka sudah gugur secara kewarganegaraan," kata Effendi di sebuah diskusi dengan tema '100 Hari Kabinet Jokowi-Ma’ruf' di Ibis Thamrin Hotel, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2).

"Di UU itu kan bila mereka sudah menyatakan diri dan seterusnya itu kan gugur. Apapun catatannya, apalagi ini perbuatan yang jelas-jelas melanggar hukum di bidang teroris dan seterusnya," sambungnya.

Dia yakin Presiden Jokowi akan sependapat dengan dirinya menolak untuk dikembalikan ke Tanah Air.

"Pak Jokowi sudah beri sinyal bahwa tidak akan menyetujui, sehingga kita berharap jangan lagi dilontarkan ke publik, sudahlah cukup tidak akan dilakukan evakuasi, biar kan mereka ada di luar, di sana," ujar Effendi.

Sikap tegas harus ditunjukan sebagai bentuk konsekuensi terhadap keputusan mereka untuk menjadi simpatisan ISIS. Padahal itu berlawanan dengan hukum.

"Dan itu sudah keniscayaan, dinamika, dan konsekuensi tiap warga negara yang milih sebuah gerakan yang jelas-jelas bertentangan dengan ideologi kita, bukan hanya ideologi kita, tapi juga bertentangan dengan nilai-nilai humaniter dunia," kata Effendi.

1 dari 1 halaman

Diketahui, asal mula wacana pemulangan ini dicetuskan oleh Menteri Agama Fachrul Razie. Dia mengatakan pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendata ada 600 WNI yang tersesat setelah sempat ikut gerakan ISIS di Timur Tengah.

"Sekarang mereka terlantar di sana dan karena kepentingan kemanusiaan akan dikembalikan ke Indonesia dengan sebagian dari mereka telah membakar paspornya dan dalam waktu dekat BNPT akan memulangkan 600 orang yang sekarang tersesat di ISIS," ujar Fachrul dalam acara deklarasi Organisasi Masyarakat Pejuang Bravo Lima di Ancol Hotel, Jakarta, Sabtu, 1 Februari 2020. [lia]

Baca juga:
Komnas HAM Tegaskan Pemulangan WNI Eks ISIS Harus dengan Seleksi Ketat
Tjahjo Kumolo: Tak Perlu Memulangkan WNI yang Menjadi ISIS
Ganjar Tolak Wacana Pemulangan WNI Eks Simpatisan ISIS
Deretan WNI Termakan Janji Palsu ISIS
DPR Minta Pemerintah Fokus Cegah Virus Corona Ketimbang Pulangkan WNI Eks ISIS
BNPT: Perlu Pembahasan Panjang untuk Pulangkan WNI Eks Simpatisan ISIS
Pemerintah Tak Mau Gegabah Pulangkan WNI eks ISIS ke Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini