Klarifikasi RSUD Tangerang Usai Viral Kasur Bawa Pasien Lansia Tabrak Pintu Kaca sampai Pecah

Kepala Humas Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang Hilwani memastikan, jika pasien lansia tersebut sudah dalam penanganan medis.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Klarifikasi RSUD Tangerang Usai Viral Kasur Bawa Pasien Lansia Tabrak Pintu Kaca sampai Pecah
Klarifikasi RSUD Tangerang Usai Viral Kasur Bawa Pasien Lansia Tabrak Pintu Kaca sampai Pecah (Merdeka.com)

RSUD Kabupaten Tangerang, menyayangkan ada yang memviralkan video kasur pasien lansia menabrak pintu kaca saat akan berpindah dari ruang IGD ke kamar operasi. 

Kepala Humas Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang Hilwani memastikan, jika pasien lansia tersebut sudah dalam penanganan medis tim RSUD Kabupaten Tangerang. 

“Pihak rumah sakit sudah berbicara langsung dengan anak kandung pasien, pasca kejadian tersebut dan sudah clear. Tapi dipublikasikannya video ini tanpa persetujuan orang lain yang ada di dalam video ini dan tanpa izin rumah sakit juga. Dan kami menyayangkan perlakuan yang tidak menyenangkan terhadap petugas kesehatan Rumah Sakit, karena kami sudah membuka ruang dalam menyelesaikan permasalahan tersebut,” ujar Hilwani dikonfirmasi Sabtu (7/6).

Dia menerangkan bahwa pasien lansia itu rujukan dari RS lain. Saat tiba di rumah sakit, pasien tersebut sudah dalam kondisi penurunan kesadaran pasca mengalami kecelakaan. 

“Bahwa pasien sebelumnya sempat ke rumah sakit lain dan datang ke IGD dengan penurunan kesadaran setelah kecelakaan,” ujar dia. 

Menurut Hilwani penanganan pasien rentan lanjut usia membutuhkan perhatian dalam mobilisasi pasien. Dia memastikan kejadian tertabraknya pintu kaca oleh tempat tidur pasien bukan tindakan disengaja untuk memperburuk kondisi pasien saat itu. 

“Memang butuh perhatian untuk mobilisasi dari ruang operasi ke tempat perawatan, tidak ada niatan buruk dari petugas kesehatan rumah sakit,” ujarnya. 

“Semuanya sudah sesuai prosedur, tapi hal yang seperti ini kadang sulit diprediksi. Alhamdulillah pasien tidak terluka akibat kejadian tersebut dan pasien mendapatkan perawatan sesuai dengan kebutuhannya,” ungkap Hilwani. 

Sebelumnya diberitakan, Beredar video terkait penangan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang yang dianggap tidak profesional.

Tak hanya itu, cara yang dilakukan bahkan membahayakan keselamatan dan keamanan pasien.Terlihat dari video yang viral, pintu kaca area RSUD Kabupaten Tangerang pecah karena ditabrak hospital bed berisi pasien lansia.

“Kenapa kalian enggak hati-hati bawa bapak saya,” ucap wanita diduga anak pasien RSUD Kabupaten Tangerang, dikutip Jumat (6/6).

Terlihat serpihan kaca pintu RSUD Tangerang berserakan di lantai. Sementara petugas tenaga kesehatan pria berupaya menjelaskan perihal kecerobohan yang mengakibatkan insiden itu.

“Iya bu, tadi. Tapi agak macet,” kata seorang nakes pria dengan alat pelindung diri lengkap.

“Harusnya kalian hati-hati, kan masuk dulu ke depan boleh kan. Kacanya sudah terbuka baru bawa pasiennya,” lanjut wanita yang sama.

Tak hanya hospital bed berisi pasien yang ditabrakan ke pintu kaca RSUD Tangerang. Wanita dalam video itu juga mengungkapkan jika pasien yang terbaring dalam rintihan itu juga sempat dipaksa untuk mengambil darah oleh tenaga kesehatan sebanyak tiga kali.

“Tadi ambil darah enggak bener, sampai tiga kali di cucuk-cucuk bapak saya. Sekarang kejadian seperti ini, saya komplain sama rumah sakitnya kalau kaya gini,” ucap wanita tersebut.

Menurut wanita itu, pasien lansia yang dia dampingi harusnya mendapatkan pelayanan baik apalagi tidak menggunakan asuransi atau BPJS melainkan pasien bayar mandiri.

“Kau pikir aku gratis di sini apa, kurang ajar semua pegawainya di RS Tangerang,” ketus wanita tersebut.

Rekomendasi