Kisah pejudi togel, minta nomor sama orang gila hingga kodok
Merdeka.com - Pria berperawakan kurus ini seorang diri berjalan kaki di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tak jauh dari rumahnya. Dia terkejut ketika melintas berpapasan dengan orang gila yang tengah komat-kamit.
Entah iseng atau mendapat petunjuk, A memberanikan diri menegur orang gila berpakaian dekil. Tiba-tiba terlontar pertanyaan soal nomor togel. Kala itu tahun 2006, dia memang sedang kecanduan judi tebak angka tersebut.
Tanpa berpikir rasional, A mencoba peruntungan dengan memasang empat angka sesuai jawaban orang gila. Malam berlalu, dan A pun tidur penuh dengan harapan pas bangun angka tembus.
Tapi apa lacur, jangankan mendekati, tebakan jauh melenceng. A mengaku mengikuti jejak temannya yang sempat dapat setelah dikasih nomor dengan orang tidak waras.
“Ternyata enggak ada yang tembus,” kenang A mengingat masa-masa dirinya tergila-gila judi togel.
Setelah kurang lebih tiga tahun jadi pejudi, A pun memutuskan pensiun. Menurutnya, pendapatan sama uang pasangan jika dihitung-hitung tidak balik modal.
“Masang hampir setiap hari selama sebulan, paling dapatnya sekali,” ungkap A yang pernah juga pasang togel dari nomor pelat nomor motor kecelakaan.
Beda A beda lagi S. Karena ketagihan togel, akal sehatnya sudah tidak berpikir jernih. Dia rela malam hari menangkap kodok agar mendapatkan nomor yang akan dikeluarkan Bandar. Kok bisa?
“Katanya punggung kodok dikerok, nanti ada nomornya,” kata S teringat dengan ulahnya sekitar 7 tahun lalu sambil tersenyum.
Setelah dikerok dengan koin, kata S, yang ada kodok berwarna kecokelatan dengan kombinasi hitam itu malah terluka. Karena tidak tega dia menghentikan aksi konyolnya.
“Dikerok enggak nongol juga (nomor). Akhirnya gue lepasin aja,” tutur S yang kerap masang togel lewat mimpi yang didapatnya.
Sudah diselimuti rasa penasaran, S pun tetap memasang sejumlah angka. Namun hasilnya nihil. “Enggak keluar juga,” kata pria berkulit putih yang kala itu memasang Rp 10.000.
S mengaku kapok bermain togel. Dia pun sudah memutuskan berhenti total dari permainan haram itu sejak 2007. “Gue uda enggak mau lagi deh main. Kalau dipikir-pikir gila juga nebak ribuan angka,” tandas warga Jakarta Pusat itu.
Tingkah para pejudi togel di atas hanya sebagian. Mungkin ada juga yang rela ke dukun atau ke kuburan untuk mendapatkan angka. Percayalah itu hanya angan-angan karena terhasut bisikan setan.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya