Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketum Brigade Beringin mengaku kembali dapat 2 kali teror dari AMPG

Ketum Brigade Beringin mengaku kembali dapat 2 kali teror dari AMPG Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Brigade Beringin Avner Raweyai mengatakan, sekitar 30 puluh orang berseragam AMPG datang dua kali ke Kantor DPP Partai Golkar. Puluhan orang itu datang sekitar pukul 10.00 WIB dan 14.00 WIB.

Avner menyebut mereka berupaya ingin menggagalkan kegiatan buka puasa bersama Brigade Beringin bersama anak yatim yang akan digelar sore ini.

"Akhirnya terjadi bentrokan sedikit dan mereka kocar kacir, mereka kocar kacir terus ada 5 motor mereka yang tertahan di kita mereka kabur semua lalu jam 2 tadi mereka dateng lagi, cuma dipisahkan oleh para pihak keamanan," katanya di Kantor DPP Partai Golkar, Jln Anggrek Nelimurni, Slipi, Jakarta, Sabtu (17/6).

Tak hanya itu, Avner mengungkapkan, dirinya mendapat telepon bernada ancaman dari beberapa petinggi AMPG. Oknum petinggi AMPG berencana menyiapkan massa dalam jumlah besar untuk merusak acara Brigade Beringin.

"Ada beberapa petinggi AMPG nelpon saya istilahnya mengancam lah. Dia bilang mereka lagi siapkan masa lah apalah segala macam mau ke sini, saya bilang silahkan saja kalau mau dateng," tegasnya.

Atas ancaman itu, Anver langsung menghubungi pihak kepolisian untuk meminta bantuan pengamanan. Sejumlah personel kepolisian pun tampak berjaga di bagian luar dan dalam Kantor Partai Golkar.

"Karena saya minta tolong ke Pak Polisi juga tolong lah di acara bulan suci ini masa kita mau membuat kegiatan ibadah masa mau dihancurkan, saya minta tolong Alhamdullilah Pak Polisi dan jajarannya membantu mengamankan lokasi ini," tandasnya.

Avner menyayangkan ancaman yang dilakukan oknum anggota AMPG. Sebab, kegiatan yang dilakukan Brigade Beringin itu positif.

"Karena kegiatan kita positif pertama, kedua kita ini di bulan suci ini kita berlomba-lomba berbagi pahala dan kita tidak membuat kegiatan negatif, kalau mau dateng silahkan. kita akan cari tahu untuk apa mereka dateng tapi mudah-mudahan tidak terjadi kerusuhan," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengaku akan salah satu penyedia layanan komunikasi untuk mengambil bukti rekaman percakapannya dengan petinggi AMPG Mustafa Raja pada Minggu (18/6).

Percakapan itu menjadi bukti bahwa aksi pencopotan atribut dan penembakan kemarin malam diduga dilakukan oleh anak buah Ketua Badan Pemenangan Pemilu Wilayah Timur DPP Partai Golkar Aziz Samual.

"Jadi besok saya mau ambil rekaman telpon saya saya mau sebarkan kalau ini buktinya ada," tegasnya.

Apabila aksi teror kembali menyerang Brigade Beringin, Avner berencana melapor ke kepolisian agar kasus ini segera diusut.

"Kita lihat dulu kalau benar terjadi kami akan laporkan lagi ke polisi dan kami akan minta tolong ke pihak berwajib utnuk mendalami kasus ini dan kami sudah komunikasi terus kepada petinggi siapa saja dalangnya dan kami akan dalami," pungkasnya.

Sekelompok orang mendatangi DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Nelimurni II A Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (16/6) kemarin. Mereka mencopot bendera Brigadir Beringin yang terpasang di pohon-pohon yang ada di area DPP Partai Golkar.

Tak cuma itu, mereka juga sempat menembakkan senjata api yang dibawa ke arah atas saat ditegur oleh sekuriti. Informasi yang diperoleh dari surat laporan ke pihak Kepolisian, Sabtu (17/6), peristiwa bermula pelaku yang berjumlah sekitar enam orang masuk ke area pekarangan DPP Partai Golkar saat gerbang masuk terbuka.

Mereka kemudian melepas bendera Brigadir Beringin yang terpasang di pohon. Petugas sekuriti kemudian langsung menutup gerbang dan menegur para pelaku.

Kepada sekuriti, para pelaku mengaku diperintahkan oleh seseorang bernama Hazis untuk melarang Brigadir Beringin masuk ke DPP Partai Golkar. Selain AMPG tak boleh ada yang masuk.

Petugas sekuriti kemudian berdebat dengan para pelaku. Mereka meminta dibukakan pintu gerbang yang sudah dikunci oleh sekuriti.

Kemudian, salah satu di antara mereka mengeluarkan senjata api jenis air softgun dan menembakkannya ke arah pagar seng penutup proyek. Pelaku kemudian membongkar paksa gembok gerbang lalu kemudian pergi. Sesaat sebelum pergi, pelaku kembali melepaskan tembakan ke arah atas.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP