Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketua MPR ajak masyarakat bela Ustaz Somad dari aksi ancaman

Ketua MPR ajak masyarakat bela Ustaz Somad dari aksi ancaman Ustadz Abdul Somad hadiri syukuran HUT MPR ke-73. ©2018 Merdeka.com/Sania Mashabi

Merdeka.com - Ketua MPR Zulkifli Hasan berada di barisan terdepan membela Ustaz Abdul Somad (UAS) terkait ancaman yang diterimanya beberapa waktu lalu. Bahkan, Zulkifli juga mengajak masyarakat ikut melakukan pembelaan terhadap Ustaz Somad.

"Itu harus kita bela, tidak banyak ulama sekaliber Ustaz Somad, UAS," kata Zulkifli di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (11/9).

Dia menilai Ustaz Somad selalu menyampaikan pesan-pesan persatuan dalam ceramah-ceramahnya. Karena itu, kata dia, Ustaz Somad layak dibela.

"Ilmunya salam, yang disampaikan memperkuat persatuan, saling menghormati," jelasnya.

Untuk diketahui, Ustaz Abdul Somad mendadak membatalkan safari dakwahnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal tersebut diungkapkan Ustaz Somad dalam akun media sosialnya, @ustadzabdulsomad.

Dalam unggahannya itu, Ustaz Abdul Somad mengaku terpaksa membatalkan agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

"Beban panitia yang semakin berat. Kondisi psikologis jemaah dan saya sendiri. Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi," ucap Somad, Selasa (4/9).

Kabar itu mendapatkan tanggapan beragam. Namun mayoritas pengguna internet menyayangkan adanya ancaman berujung pembatalan ceramah ustaz kondang itu.

Wakil Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait kasus ancaman dan intimidasi terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS). Karena tindakan pengancaman dan intimidasi itu, UAS membatalkan ceramahnya di beberapa tempat wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.

"Sampai hari ini kita belum terima laporan tersebut terkait dengan masalah itu," kata Ari Dono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9).

Ari Dono menegaskan, pihaknya akan menerima laporan semua pihak. Termasuk laporan dari UAS. Dia menjamin, laporan itu pasti ditindaklanjuti.

"Sebenarnya kalau ada laporannya kita tindaklanjuti, siapa sih yang keberatan di mana yang ditolak," ucapnya.

Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP