Ketua Komisi X DPR Apresiasi Sinergi Kemenpora–Kemendikdasmen Perkuat Olahraga di Sekolah
Kolaborasi antara kedua kementerian tersebut menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih terstruktur di lingkungan sekolah.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengapresiasi langkah strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai penguatan olahraga di sektor pendidikan dasar dan menengah.
Menurut Hetifah, kolaborasi antara kedua kementerian tersebut menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih terstruktur di lingkungan sekolah, sekaligus memperkuat jalur pembinaan atlet nasional sejak usia dini.
“Komisi X DPR RI menyambut baik sinergi Kemenpora dan Kemendikdasmen dalam memperkuat pengembangan olahraga di sekolah. Pembinaan atlet yang berkelanjutan perlu dimulai sejak dini melalui sistem pendidikan yang terencana dan terintegrasi,” ujar Hetifah.
Sekolah Jadi Ruang Awal Pembinaan Atlet
Sebagai mitra kerja Kemenpora dan Kemendikdasmen, Komisi X DPR RI memandang satuan pendidikan memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya olahraga sekaligus menjadi tempat awal untuk menemukan serta mengembangkan potensi atlet muda.
Hetifah menilai penguatan cabang olahraga dasar atau mother sports seperti atletik, renang, dan senam sangat penting sebagai fondasi kemampuan fisik peserta didik sebelum mereka mengembangkan spesialisasi di cabang olahraga lainnya.
Hetifah menambahkan bahwa pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang menempatkan olahraga pendidikan sebagai salah satu pilar penting dalam sistem keolahragaan nasional.
“Olahraga di sekolah tidak hanya membangun kebugaran, tetapi juga karakter, disiplin, dan kerja sama. Karena itu, penguatan ekosistem olahraga pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” jelasnya.
Dorong Penguatan Fasilitas dan Kompetensi Guru
Lebih lanjut, Hetifah menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama antara sektor pendidikan dan olahraga tersebut. Menurutnya, sinergi itu perlu didukung oleh peningkatan fasilitas olahraga di sekolah, penguatan kompetensi guru pendidikan jasmani, serta sistem pembinaan talenta yang terintegrasi.
“Dengan sinergi yang kuat antara sektor pendidikan dan olahraga, kita dapat membangun jalur pembinaan atlet yang lebih sistematis sejak pendidikan dasar hingga menengah, sehingga dapat memperkuat prestasi olahraga Indonesia di masa depan,” tutup Hetifah.