Ketersediaan Tabung Oksigen Rumah Sakit di Palembang Masih Aman
Merdeka.com - Meski terjadi kelangkaan tabung oksigen di pasaran, Dinas Kesehatan Palembang memastikan ketersediaan oksigen di rumah sakit masih aman. Kelangkaan tabung oksigen diklaim hanya akibat aksi warga punic buying.
Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Palembang Fauziah mengungkapkan, kepastian itu berdasarkan laporan dari setiap RS secara online. Sejauh ini ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19 dan pasien lainnya masih tercukupi di masing-masing RS.
"Kita mantaunya dari RS online, rata-rata kebutuhan oksigen masih mencukupi, masih aman," ungkap Fauziah, Rabu (7/7).
Menurut dia, sulitnya mendapatkan tabung oksigen di pasaran lebih disebabkan punic buying dari masyarakat. Muncul kekhawatiran berlebihan bakal terjadi kelangkaan sehingga berburu tabung oksigen secepatnya.
"Ya mudah-mudahan hanya karena itu," ujarnya.
Dikatakan, oksigen hanya diperlukan bagi pasien Covid-19 atau lainnya yang mengalami gejala sesak napas dan masuk dalam kategori sedang dan berat. Dalam kondisi itu, pasien semestinya mendapatkan perawatan lebih lanjut di RS agar segera ditangani.
"Kalau kategori sedang dan berat itu dirujuk ke rumah sakit. Sesak nafas itu kasus rujukan," kata dia.
Jika nantinya terjadi kelangkaan oksigen di RS, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Pusri untuk memasok oksigen sesuai kebutuhan. Puskesmas juga diminta terus memantau perkembangan persediaan oksigen agar cepat ditindaklanjuti.
"Kita sudah dapat informasi dari PT Pusri yang siap support untuk membantu oksigen," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya