Kereta Api Sancaka vs truk, dua orang tewas termasuk masinis
Merdeka.com - Kereta Api Sancaka jurusan Yogyakarta-Surabayagubeng menabrak truk tronton di petak jalan Kedungbanteng-Walikukun. Dua orang meninggal dunia di lokasi.
"Satu pekerja dan satu masinis tewas masih dievakuasi, satu luka berat asisten masinis sudah dievakuasi kita bawa ke Puskesmas," kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu, Jumat (6/4).
Lokomotif KA Sancaka dikabarkan terguling akibat peristiwa tersebut. Perjalanan sejumlah kereta api lintas selatan Jawa dilaporkan mengalami gangguan akibat kecelakaan di petak jalan antara Kedungbanteng, Jawa Tengah, dan Walikukun, Jawa Timur.
Saat dikonfirmasi, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko membenarkan adanya peristiwa luar biasa atau kecelakaan yang terjadi di petak jalan Kedungbanteng-Walikukun antara KM 216 dan KM 215 pukul 18.20 WIB.
"Berdasarkan pantauan sementara, kereta api dari arah Surabaya tujuan Bandung dan Jakarta yang perjalanannya terganggu, yakni KA Bima, KA Gajayana, KA Malabar, dan KA Mutiara Selatan," katanya.
Ia mengatakan KA-KA tersebut akan mengalami keterlambatan masuk wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto akibat kecelakaan yang dialami KA 86 Sancaka relasi Yogyakarta-Surabayagubeng di petak jalan Kedungbanteng-Walikukun itu.
Menurut dia, PT KAI (Persero) hingga saat ini masih menyelidiki kecelakaan yang dialami KA Sancaka tersebut. "Kami atas nama PT KAI (Persero) mohon maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan penumpang setia kereta api," katanya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya