Kepala BNN soal tembak mati bandar: Wujud manusia pemikirannya lebih dari binatang

Selasa, 10 Oktober 2017 14:04 Reporter : Intan Umbari Prihatin
BNN ungkap jaringan narkoba internasional. ©2017 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sejumlah LSM menduga adanya pelanggaran prosedur oleh kepolisian dan BNN dalam eksekusi tembak mati. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso pun menanggapi hal tersebut.

Menurut Budi Waseso seharusnya pihak LSM tidak melihat para tersangka yang ditembak mati oleh pihaknya. Harusnya, kata Budi Waseso, mereka melihat para korban yang kecanduan akibat barang terlarang tersebut.

"Tolong dia lihat dari korban. Kenapa tersangka dan korban enggak dibahas?" kata Budi Waseso di Kantor BNN, Jakarta Timur, Selasa (10/10).

Dia mengatakan jika tidak dilakukan eksekusi tembak mati untuk para tersangka akibatnya banyak orang yang tidak terselamatkan. Budi mengklaim dari hasil eksekusi mati tersebut terdapat 212 ribu orang yang terselamatkan dari para sindikat narkoba.

"Saya mau tanya ada harga nyawa ini dianggap remeh. Walaupun orang bilang ini wujudnya manusia (para tersangka) tapi pemikirannya lebih dari binatang hantu," jelas Budi.

Diketahui sebelumnya, Ombudsman RI mengingatkan Polri terkait dugaan pelanggaran prosedur penembakan mati di tempat terhadap terduga-terduga pengedar narkotika. Komisioner Ombudsman, Adrianus Meilala mengatakan sejumlah LSM menduga ada pelanggaran prosedur oleh kepolisian dalam eksekusi tembak mati tersebut.

Adrianus juga mengatakan pihaknya hanya mengingatkan Polri maupun BNN. Ombudsman mengingatkan Polri soal kemungkinan maladministrasi dalam konteks penangkapan pengedar narkotika.

Sejumlah LSM, seperti Amnesti Internasional Indonesia (AII), LBH Masyarakat, Human Rights Working Group (HRWG) dan lainnya mencatat kasus penembakan mati di tempat terduga narkoba meningkat tajam dari tahun sebelumnya. AII menyebut ada 80-an kasus tembak mati di tempat di mana angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 18-an kasus. [dan]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.