Kemenkes: Imun Vaksin Sinovac Turun usai 6 Bulan, Tapi Masih Beri Perlindungan

Kamis, 29 Juli 2021 09:27 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Kemenkes: Imun Vaksin Sinovac Turun usai 6 Bulan, Tapi Masih Beri Perlindungan Vaksinasi Pelajar Tangsel. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi mengakui imunogenisitas atau hasil kadar imun vaksin Sinovac turun 6 bulan usai seseorang disuntik penuh vaksin tersebut. Namun, ia mengatakan vaksin Sinovac masih tetap memberikan perlindungan.

"Memang dari hasil monitoring 6 bulan terlihat ada penurunan titter antibodi tetapi ini masih memberikan perlindungan, tetap memberikan perlindungan," katanya lewat pesan, Kamis (29/7).

Saat ini pun pemerintah tengah menggencarkan vaskinasi dosis pertama dan kedua bagi 208 juta penduduk RI. Hal ini, kata Nadia, seperti rekomendasi World Health Organization (WHO) agar tercipta kekebalan kelompok.

"WHO sendiri tetap merekomendasikan untuk percapatan vaksinasi yang mendapatkan dosis 1 dan 2 di tengah keterbatasan vaksin dibandingkan pemberian vaksin ke 3," ucapnya.

"Karena semakin banyak orang yang telah mendapatkan vaksin lengkap dua dosis maka laju penularan dan pandemi dapat dikendalikan," tambah Nadia.

Nadia memastikan hingga saat ini belum diperlukan untuk memberikan booster vaksin corona kepada masyarakat umum. Seperti tenaga kesehatan yang divaksinasi ketiga.

"Belum perlu (masyarakat umum) sampai saat ini," pungkasnya. [ray]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini