Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjalin kerja sama strategis dalam riset pengembangan motor listrik untuk kapal nelayan. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan solusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi komunitas nelayan di Indonesia.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyatakan bahwa beberapa riset dasar telah berjalan dan akan dilanjutkan dengan uji coba di lapangan. Uji coba perdana direncanakan berlangsung di salah satu kampung nelayan di Cirebon, Jawa Barat, untuk mengidentifikasi kendala dan menyempurnakan teknologi yang dikembangkan.
Penggunaan motor listrik pada kapal nelayan diharapkan dapat memberikan keuntungan signifikan secara ekonomi dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Inisiatif ini juga berpotensi mengurangi ketergantungan nelayan pada subsidi bahan bakar, sehingga memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan mereka.
Advertisement
Advertisement
Menteri Brian Yuliarto menegaskan bahwa implementasi motor listrik untuk kapal nelayan akan membawa dampak ekonomi yang menguntungkan bagi masyarakat pesisir. Efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi akan secara langsung mengurangi biaya operasional nelayan, meningkatkan pendapatan bersih mereka.
“Harapannya kalau implementasinya sudah baik, bisa digunakan di kampung-kampung nelayan sehingga bisa menghilangkan subsidi bahan bakar untuk nelayan,” ujar Brian Yuliarto dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu (21/2).
Pengurangan atau penghapusan subsidi bahan bakar ini tidak hanya meringankan beban anggaran negara, tetapi juga mendorong kemandirian energi di sektor perikanan. Inisiatif ini selaras dengan upaya pemerintah dalam transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Senada dengan Mendiktisaintek, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan bahwa riset serupa mengenai motor listrik untuk mesin kapal nelayan pernah dilakukan sebelumnya, namun tidak berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi kali ini dirancang untuk memastikan keberlangsungan dan dampak nyata bagi nelayan.
“Sekarang kita akan melakukan uji coba lagi, kemudian melalui kolaborasi dengan Kampung Nelayan Merah Putih. Jadi supaya mesin kapal nelayan bisa lebih efisien,” ucap Menteri Trenggono.
Fokus pada keberlanjutan riset ini diharapkan mampu mengatasi tantangan sebelumnya dan menghasilkan inovasi yang benar-benar adaptif dengan kondisi lapangan. Keterlibatan langsung komunitas nelayan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih menjadi kunci keberhasilan implementasi teknologi ini.
Advertisement
Advertisement
Rencana pengembangan motor listrik ini merupakan bagian integral dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta Kemdiktisaintek dan KKP untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kapasitas nelayan.
Kemdiktisaintek berkomitmen untuk terus mendorong penguatan riset terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat pesisir. Ini termasuk pengembangan teknologi yang adaptif dan efisien, seperti motor listrik, yang dapat langsung dimanfaatkan oleh nelayan.
Sinergi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan antarlembaga pemerintah sangat diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan hasil riset. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa inovasi teknologi memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi komunitas nelayan di seluruh Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews